Lama Vakum, Atraksi Reog Lowayu Kembali Dihadirkan

- Editorial Team

Minggu, 24 September 2017 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Ratusan masyarakat hadir menyaksikan aksi reog serta kuda lumping di desa Lowayu Dukun Gresik. Sabtu malam (23/09). Atraksi tersebut digelar dalam rangka mengenalkan generasi muda agar tidak lupa dengan kesenian tradisional. 

Atraksi kesenian asal Jawa timur tersebut mengundang decak kagum penonton. Diiringi musik tradisional khas Jawa kuno, puluhan pemain reog serta kuda lumping mulai memamerkan tarian serta atraksi yang memukau. 

“Sudah lama tidak ada pertunjukan reog. Dahulu pertujukan ini dibawakan waktu upacara sedekah bumi,” kata Darom (52), salah satu warga Lowayu yang turut menyaksikan acara tersebut. 

Darom menjelaskan, sebenarnya kesenian tradisional reog ini sudah ada sejak lama. Namun, sejak sepuluh tahun silam kesenian reog tersebut sudah tidak ada. “Hampir sepuluh tahun vakum, alhamdulillah kini dilestarikan lagi,” tambah Darom

Seperti diketahui, dahulu di desa Lowayu kecamatan Dukun terdapat kegiatan Tradisi sedekah bumi setiap tahunnya yang sudah berlangsung lama. Tradisi bernamakan Gurdo tersebut selalu menampilkan Reog Kendhang untuk arak-arakan tradisi tersebut. 

Namun tradisi dari desa Lowayu tersebut kini sudah tidak ada.

Baca Juga :  Matikan TV Tingkatkan Kwalitas Pendidikan Desa Lowayu

Kepala desa Lowayu Dukun, M. Yato mengatakan adanya kesenian reog tersebut sebagai wujud pengenalan kepada generasi muda agar tidak melupakan kesenian tradisional. 

Yato menambahkan, penampilan reog tersebut merupakan yang pertama kali sejak beberapa tahun silam yang kini mulai berdiri lagi. 

“Lowayu dulu punya reog namun pernah vakum dan kini dihidupkan kembali. Acara ini pun perdana” tutur Yato yang juga berharap agar kesenian reog bisa dilestarikan oleh kaula muda desa Lowayu Dukun. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Tambo Girisik, Hikayat Sunan Giri dalam Cerpen
Sapa Sastra Gresik Hidupkan Kembali Tradisi Kepenulisan
Seniman Gresik Anhar Harumkan Damar Kurung di Kemasan Teh Botol Sosro 2025
230 Perahu Meriahkan Petik Laut Campurrejo
Berita ini 154 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:59 WIB

Tambo Girisik, Hikayat Sunan Giri dalam Cerpen

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB