Pemilik Rumah Perawatan Tubuh Di Gresik Dilaporkan Polisi Diduga Malpraktek

- Editorial Team

Kamis, 17 Februari 2022 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik Klinik kecantikan Fairuz Skincare yang berlokasi di Jl.Merak Blok D No.14 Perumahan GKA  dilaporkan ke Polres Gresik atas dugaan tindak pidana malpraktek.

Korban bernama Lilik Fauziyah warga Jl.Link Jarkali Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Kab. Tuban melaporkan pemilik kecantikan Fairuz Skincare, berinisial FFB warga Desa Lohwayu, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik atas dugaan tindak pidana malpraktek yang dilakukan di klinik kecantikannya.

Kuasa hukum korban, Wellem Mintarja mengatakan awalnya korban datang ke klinik FS milik dr. FFB untuk melakukan perawatan kulit, pengencangan payu dara dan penyempitan miss V. Waktu itu, korban bertemu lansung dengan FFB yang mengaku sebagai dokter spesialis kulit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wajah saya dianastesi dan  disuntik beberapa kali sehingga wajah saya bengkak. Tidak hanya itu, untuk mengencangkan miss v, alat vital tersebut dimasuki alat selama setengah jam dan terasa panas dan nyeri. Itu semua yang melakukan adalah dia sendiri,” terang Korban Lilik didampingi kuasa hukum Wellen Mintarja saat selesai diperiksa di Polres Gresik. Kamis (27/2/2022).

Baca Juga :  Operasi Simpatik Dimulai, Ayo Tertib

Masih menurut korban, setelah perawatan selang dua hari kulit tangan dan kakinya mengering dan mengelupas dan wajah saya lebam dan merah-merah. “Ketika saya konsultasikan ke dokter lain, saya disuruh untuk control lagi akan tetapi tidak ada hasil bahkan wajah saya rusak,” ujarnya.

Korban mengaku saat menjalani perawatan di klinik itu, pertama biayanya sebesar Rp. 8 juta, selanjutnya ketika control bayar lagi sebesar Rp. 1,6 juta.

“Saya juga dikasih cream perawatan wajah, karena tidak ada hasil maka saya berhentikan,” tukasnya.

Sementara itu, Wellem Mintarja mengatakan bahwa pemilik klinik Skincare Fairuz yang mengaku dokter patut diduga abal-abal. Pasalnya, kami sudah melakukan kordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik maupun Jawa Timur, nama dr. FFB tidak terdaftar sebagai dokter.

“Atas dasar itulah, dugaan kami dr.FFB itu bukan dokter. Anehnya, dia malah mengaku sebagai dokter spesialis kulit pada klien kami, ” jelasnya.

Baca Juga :  1 Warga Banjeng Positif COVID-19

Ditambahkan Wellem, saat ini crem perawatan kulit yang dberikan ke kliennya patut dipertanyakan keaslian. Pasalnya, pada produk itu BPOM nya tertera kode MD yang digunakan untuk makanan bukan untuk kosmetik.

“Kami laporkan dugaan malpraktek ini agar tidak ada lagi korban lain. Pasalnya, saat ini banyak klinik kecantikan ilegal yang beredar di masyarakat. Untuk itu, kami himbau agar masyarakat lebih teliti untuk datang ke klinik kecantikan,” ujarnya.

Kabargresik.com mendatangi klinik yang Jl.Merak Blok D No.14 Perumahan GKA namun pagarnya tertutup dan kelihatan tidak ada penghuninya.

Sementara itu pengacara FFB Muhammad Taqim dari Riadi & Partner saat dikonfirmasi wartawan mengaku pihaknya belum menerima surat-surat izin yang dipunyai klien nya.
“Kami baru mendampingi siang ini mas, karena sebelumnya didampingi pihak lain. Terkait izin-izin kami belum terima dari klien kami, besok akan kita informasikan biar gamblang” terang Taqim. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik
Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan
Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum
Lingkar Sabu Di Dishub Gresik: Jaringan Empat Bulan Terbongkar, Dua Pegawai Digelandang
BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Curanmor di Gresik Kota Digagalkan, Pelaku Asal Sidoarjo Terjebak Lampu Merah Nippon Paint
Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Lingkar Sabu Di Dishub Gresik: Jaringan Empat Bulan Terbongkar, Dua Pegawai Digelandang

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WIB

BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

Berita Terbaru

Suara Dewan

DPRD Gresik Dorong Warga Dukun Pahami Aturan Pemakaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:27 WIB

NU Gresik

Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:34 WIB

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB