Perda Kawasan Tanpa Rokok Dapat Anugrah Paramesti

- Editorial Team

Kamis, 13 Juli 2017 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik yang menerbitkan Perda Nomer 4 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Pemkab Gresik menerima penghargaan Paramesti tahun 2017.

Apresiasi ini diberikan setelah Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memutuskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur sebagai salah satu Pemerintah Daerah yang berhak sebagai penerima piagam penghargaan Paramesti tersebut.

Penghargaan Paramesti diberikan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek kepada Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi mewakili Bupati di Hotel The Alana and Convention Center, Jalan Palagan Tentara Pelajar Km 7 Sariharjo Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Suyono, Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Nurul Dholam mengatakan, sejak dikeluarkan sampai saat ini masih dalam taraf sosialisasi. “Setelah lepas waktu sosialisasi, maka Pemkab Gresik akan menerapkan perda tersebut sesuai yang termaktub dalam perda termasuk sanksinya” ujar Dholam.

Baca Juga :  Tim URC Bina Marga, Andalan Bupati Fandi Akhmad Yani Tangani Infrastruktur Jalan Di Kabupaten Gresik

Menjelang pemberlakuan Perda KTR tersebut, saat ini Pemkab Gresik telah membangun berbagai fasilitas yaitu tempat untuk merokok di area Kawasan Terbatas Rokok (KTbR). Pembangunan ruang tempat perokok ini bisa kita jumpai pada setiap lantai di kantor Bupati Gresik. Serta beberapa tempat umum.

Perda KTR yang telah disahkan di tahun 2015 bukan berarti mutlak melarang merokok. Hanya mengatur perokok agar tidak merkok disembarang tempat. Tempat-tempat khusus larangan bagi perokok, yaitu di area Pendidikan, Rumah Sakit dan tempat fasilitas kesehatan yang lain, Tempat ibadah, didalam kendaraan umum seperti bis dan angkot, serta berbagai tempat ruang public yang lain.

Setelah diberlakukan, dalam Perda tersebut diatur sanksi bagi para pelanggar. Sanksi ringan berupa teguran, pengusiran dan denda antara Rp 100 ribu-500 ribu. Sedangkan sanksi berat berupa kurungan penjara selama 3 bulan atau denda sebesar Rp 50 juta.

Baca Juga :  541 Parcel Untuk Dhuafa

Dukungan atas Perda KTR juga didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik. Dukungan ini disampaikan saat sosialisasi Ranperda serta uji public yang berlangsung pada September 2014 silam di Kantor Bupati Gresik.

Saat itu, Ketua MUI Gresik KH. Mansur Shodiq menyampaikan dukungan pengesahan Perda tersebut mengingat pada Munas MUI juga telah mengeluarkan fatwa haram tentang rokok.”Kami juga melakukan kajian tentang rokok. Ada 2 topik kajian,  dhorof yaitu membahayakan diri sendiri atau orang lain serta ishrof yaitu mubazir” katanya saat itu. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 26 Jan 2026 - 15:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO

Senin, 26 Jan 2026 - 06:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gresik

Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri

Minggu, 25 Jan 2026 - 03:35 WIB