Perempuan Desa Didorong Melek Keamanan Digital

- Editorial Team

Jumat, 21 November 2025 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Desa Kedungsumber, Balongpanggang, Gresik kembali menunjukkan komitmennya meningkatkan kapasitas perempuan di era digital. Bersama Dinas KBPPPA Gresik, desa ini menggelar pelatihan penggunaan media sosial secara sehat dan aman, Kamis (20/11/2025). Fokus utama kegiatan: bagaimana perempuan mampu memanfaatkan teknologi sekaligus memahami pentingnya keamanan digital.

Suasana balai desa pagi itu terasa hidup. Para peserta—ibu-ibu dari berbagai dusun—memperhatikan setiap materi yang disampaikan. Di tengah derasnya arus digital, pemerintah desa ingin memastikan perempuan tidak sekadar menjadi pengguna, tetapi juga pelaku yang percaya diri dan terlindungi dari ancaman siber.

Kepala Desa Kedungsumber Wahono Yudho dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bagian dari upaya nyata, bukan agenda seremonial. “Kegiatan seperti ini sangat penting, karena perempuan memiliki peran besar. Mulai dari mengatur keluarga, mendidik anak, hingga berkontribusi dalam pembangunan desa,” ujarnya.

Menurut Wahono, kemampuan perempuan dalam memanfaatkan teknologi tidak bisa lagi bersifat opsional. Di tengah pergeseran layanan komunikasi dan administrasi yang serba digital, perempuan desa harus berada di garis depan. “Saya ingin ibu-ibu semakin paham, semakin percaya diri, dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Jangan hanya menggunakan HP untuk update status, tetapi maksimalkan untuk peluang ekonomi,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar program pemberdayaan terus berlanjut—mulai dari pelatihan UMKM, akses permodalan, hingga pendampingan pemasaran digital. Termasuk menjajaki kerja sama dengan perusahaan-perusahaan melalui program CSR, agar Kedungsumber tumbuh sebagai desa binaan yang ramah terhadap pengembangan ekonomi perempuan.

Di sesi materi, pemimpin redaksi kabargresik.com, Akhmad Sutikhon, mengajak peserta melihat dunia digital dari sisi perlindungan diri. Menurutnya, perempuan hari ini menghadapi risiko keamanan siber yang semakin kompleks. “Dari hasil analisa peserta yang menggunakan HP, 80 persen rawan terhadap serangan maupun keamanan siber,” tuturnya.

Baca Juga :  PKDI Bojonegoro Juara PKDI Cup 2025 Jatim di Gresik

Sutikhon menekankan bahwa perempuan tidak cukup menjadi pengguna pasif media sosial. Mereka harus memahami cara memproteksi akun, mengenali ancaman digital, dan menjaga keamanan gawai. “Media sosial jangan hanya dipakai untuk bermain atau update status. Dunia digital punya peluang besar, terutama untuk ekonomi digital. Namun harus punya kewaspadaan terhadap kejahatan digital, maka literasi digital menjadi keharusan,” ujarnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal meningkatnya kreativitas dan daya saing perempuan Kedungsumber. Di tengah dunia yang semakin modern dan serba digital, kemampuan menjaga keamanan diri di ruang siber menjadi bekal penting—bukan hanya sebagai pengguna, tetapi sebagai perempuan yang aktif, produktif, dan terlindungi.

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Desa Sidoraharjo Gresik Mirip Istana Negara
Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Dari Dua Gang Kecil, Lahir Gagasan Besar: Kisah RT Affiliate di Ngawen Sidayu
Setelah Dua Tahun Vakum, BPD Wringinanom Konsolidasi di Prigen
Festival Layang-Layang Gresik Tetap Meriah di Tengah Hujan
PKK Domas Sukses Jalankan Program BKB Emas Cegah Stunting
Sedekah Bumi Dusun Kembangan Turirejo Meriah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kantor Desa Sidoraharjo Gresik Mirip Istana Negara

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:58 WIB

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

Senin, 9 Februari 2026 - 18:02 WIB

Dari Dua Gang Kecil, Lahir Gagasan Besar: Kisah RT Affiliate di Ngawen Sidayu

Minggu, 30 November 2025 - 22:57 WIB

Setelah Dua Tahun Vakum, BPD Wringinanom Konsolidasi di Prigen

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Raker MI Muhammadiyah 5 Cangaan Satukan Komitmen Menuju Madrasah Unggul

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:22 WIB

Muhammadiyah Gresik

Studi Sharing Ilmu, Spemgalas Belajar Sistem dan Program Unggulan ke Spemdalas

Jumat, 10 Jul 2026 - 05:20 WIB