Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir Pemkab Tak Tanggung Ganti Rugi

- Editorial Team

Selasa, 6 Desember 2016 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161206_190217_532.jpg

Kabargresik.com – Banjir yang terjadi sejak seminggu yang lalu, di kecamatan Bungah dan Dukun menyebabkan ratusan hektar sawah terendam dan terancam gagal panen. Sementara itu kabar ganti rugi dari pemerintah juga tak pernah terdengar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepela Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan kabupaten Gresik Agus Joko Waluyo,  ketika di konfirmasi di kantornya, Selasa (6/12/2016) mengatakan bahwa areal persawahan wilayah Bungah dan Dukun yang sekarang terendam banjir ternyata belum masuk asuransi pertanian serta mulai tahun 2016 anggaran pengendalian bencana alam di tiadakan.

Baca Juga :  Pembongkaran Lapak Jalan Raya Manyar Tampa Perlawanan

‘’Mulai tahun 2016 sudah tidak ada lagi anggaran pengendalian bencana alam bagi areal pertanian karena kementrian pertanian sudah mencanangkan program asuransi pertanian’’ tegas Agus. Selasa (6/12)

 

Pihaknya menambahkan, program asuransi pertanian yang di gagas Kementrian Pertanian Pusat bertujuan untuk melindungi petani jika terjadi gagal panen. Di kabupaten Gresik sendiri program asuransi pertanian masih berjalan di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Wringin anom, Menganti dan Benjeng. ‘’kecamatan Dukun dan Bungah belum terdata sebagai peserta Asuransi pertanian’’ ungkapnyanya.

 

Terkait ganti rugi ratusan hektar areal sawah di kecamatan Dukun dan Bungah yang terendam, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gresik akan mencari solusi dan masih dalam proses pendataan. Saat ini terdapat 103,5 hektar sawah yang terancam gagal panen di dua kecamatan tersebut.

Baca Juga :  APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

‘’Setelah pendataan final, kami akan meminta bantuan melalui APBD Jawa timur. Barang kali ada bantuan’’ tutup Agus.

 

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Gresik mengingatkan agar petani mengikuti asuransi pertanian yang di canangkan mulai tahun 2016, agar petani bisa mengendalikan kerugian akibat hama maupun bencana banjir. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB