Sangkar Merk Sodiq Jaminan Kwalitas

- Editorial Team

Rabu, 16 November 2011 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesederhanaan dan rendah hati, itulah sosok yang melekat dari seorang pengusaha muda asal dusun Karang Asem desa Karang Semanding kecamatan Balongpanggang Gresik. Sodiq Pribadi, nama sederhana sebagai cermin warga desa yang ulet dalam berusaha.

Pak Sodiq, nama panggilan pria yang kini berusia 42 tahun ini menekuni usaha kerajinan Sangkar burung sudah 21 tahun. jatuh bangun menekuni usaha padat karya ini telah dijalani Pria dengan 2 anak ini.

Tidak ada bakat keturunan dari keluarganya, namun seorang Sodiq muda 21 tahun yang lalu adalah seorang pekerja pabrik di Surabaya. Tidak betah hidup diperintah oleh orang, Sodiq akhirnya keluar dari perusahaan dan kembali ke kampung halaman.

Dengan tekat ingin menjadi orang yang merdeka, Sodiq akhirnya belajar membuat sangkar burung di tetangganya. Setelah dirasa mampu, Sodiq akhirnya berusaha sendiri di rumahnya.

Usaha sangkar burung yang dilakukan Sodiq waktu itu dia kerjakan sendiri, mulai dari proses produksi hingga pemasarannya. Dengan sepeda ontel, Sodiq menjajakan sangkar Burungnya keliling Gresik hingga Mojokerto.

Waktu lah yang akhirnya merubah nasip Sodiq, jiwa entrepreneurship yang ada dalam dirinya, memberi energi tersendiri bagi Sodiq untuk menjadi seorang pengusaha.

Sodiq akhirnya berani mempekerjakan orang untuk pembuatan sangkar burung dengan pengawasan kwalitas langsung darinya. “hanya modal keberanian untuk berusaha dan kini kami bisa mempekerjakan 12 orang,” ujar Sodiq.

Yang menarik dari usaha Sangkar Burung di dusun Karang Asem ini, adalah pemanfaatan limbah pabrik kayu untuk kerajinan.

Sodiq Tiap minggunya untuk membuat sangkar burung harus mendapatkan 1 truk limbah kayu dari pabrik pengolahan kayu di wilayah Gresik.

Omset produksi sangkar burung milik Sodiq ini perharinya mampu membuat 10 sangkar burung ukuran besar. “cuman 10 sangkar mas, perharinya, sebab sulit mencari tukangnya,” ujar Sodiq merendah.(tk)

Baca Juga :  Besok, Final Olimpiade MITOS XIV LP Ma'arif NU Gresik di SMP NU Bahrul Ulum Menganti

Harga sangkar burung produksi Sodiq berkisar antara Rp 225.000 hingga Rp 450.000 per sangkar. Mahalnya sangkar burung milik Sodiq ini dikarenakan pemilihan bahan dengan kwalitas nomor satu, “sangkar buatan kami dijamin tidak melengkung kayunya mas, sebab kayunya kering di oven.” jelas Sodiq yang bercita – cita mempunya gerai Sangkar Burung di Kota Gresik.

Pemasaran sangkar burung buatan Sodiq kini sudah menjelajah Jawa Timur. Pasar potensial sangkar burung buatan Sodiq diantaranya Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Krian dan Lumajang.

Dusun Karang Asem sendiri merupakan sentra kerajinan sangkar burung yang ada di Kabupaten Gresik dengan 130 kepala keluarga yang memproduksi sangkar burung. 

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik
Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 
Berita ini 277 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:38 WIB

Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:49 WIB

Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:59 WIB

Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:08 WIB

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB