Siswa SMAM 1 Wakili Indonesia Di ajang AFS Di Swiss

- Editorial Team

Rabu, 10 Agustus 2016 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20160810_125907_884.jpgKabargresik.com – Satu permintaan Bupati dan Wakil Bupati Gresik,”Jangan tinggalkan Sholat, kalau sholat ditinggal maka semuanya akan rusak” demikian permintaan Sambari-Qosim saat memberi arahan kepada Muhammad Heaven Handoko siswa kelas XII MIA 3 SMA Muhammaddiyah I Gresik Jawa Timur yang berpamitan akan berangkat ke Swiss. Rencanya dia bersama peserta yang lain harus berkumpul di Jakarta pada 17 Agustus 2016.

 

Dengan diantar oleh kedua orangtuanya yakni Arif Handoko dan Umsullah Hariati serta didampingi dari Dinas Pendidikan Gresik serta segenap guru dan Kepala Sekolahnya. Siswa yang menguasai 5 bahasa asing ini diterima di ruangan kantor Bupati Gresik pada Kamis (10/8/2016). Heaven pamit kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan berangkat ke Swiss mengikuti AFS Intercultural program.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Terpilihnya Heaven setelah terseleksi menyisihkan 600 siswa se Kabupaten Gresik. Dia adalah salah satu siswa dari 129 siswa yang terseleksi dari 2 juta siswa se Indonesia. “Kami bangga karena Heaven adalah satu-satunya wakil dari Kabupaten Gresik” kata Bupati saat menerima di ruang kerjanya. “Ini sesuatu yang luar biasa. Kalau siswa lain yang berangkat ke luar negeri paling lama hanya setahun, namun Heaven akan tinggal di Eropa selama 6 tahun” jelas Sambari.

Baca Juga :  Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam

 

Wabup Qosim yang ikut mendampingi Bupati berpesan agar Heaven menjaga nama baik bangsa dan negara,”Anda di Luar Negeri ini membawa nama Indonesia” kata Qosim. Wabup juga mengingatkan bahwa Negara Swiss tempat tujuan pertama adalah negara yang sudah tertata. Masyarakatnya baik dan bertoleransi tinggi. “Saya pernah tinggal selama 2 hari disana dan tahu persis keadaan disana” tambahnya.

 

Meski ada rasa bangga akan prestasi putra pertamanya dari 2 bersaudara, namun tak urung ada rasa haru terlihat di wajah kedua orang tuanya. “Saya hanya bisa berdoa, semoga study anak saya lancar dan berhasil.” ujar Arif Handoko yang didampingi isterinya Umsullah Hariati.

 

Dalam kesehariannya, Heaven yang dilahirkan pada 2 Maret 1999 adalah siswa dari kelas eksakta. Tetapi dia sangat menyukai belajar Bahasa. “Saya kursus Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa China dan Bahasa Arab” katanya. Selain mahir membawakan tarian Garuda Nusantara, dia juga punya kegemaran lain yaitu robotic. Dalam utak atik kegiatan robotic yang diawali sejak kelas 3 SMP, Heaven pernah meraih berbagai juara robotic, baik nasional maupun Internasional.

Baca Juga :  Aksioma Wadah Eksplor Seni Dan Olahraga Siswa MA

 

Tak tanggung-tanggung, Heaven meraih Merit Award atas penemuan neurologic home pada kompetisi Nasional Teknologi Informasi dan Teknologi 2013, Juara I Nasional ME Award 2015, Juara I Robot Sumo dalam Olimpiade Robot International (IISRO 2015) serta seabreg juara bidang robot yang lain. Penggemar olahraga taekkwondo ini juga meraih sertifikat menyelam International.

 

Kepala SMA Muhammaddiyah I Gresik Ainul Muttaqien  mengatakan, rencana siswanya tersebut di Swiss selama setahun. Namun dia langsung melanjutkan studynya di Inggris selama 5 tahun. Menurut Pengakuan heaven ke gurunya, dia akan belajar ilmu Enterpreuneur. “Praktis dia akan tinggal di luar negeri minimal selama 6 tahun” katanya.  (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa
Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital
MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak
SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81
Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:50 WIB

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:49 WIB

SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan

Berita Terbaru

Suara Dewan

DPRD Gresik Dorong Warga Dukun Pahami Aturan Pemakaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:27 WIB

NU Gresik

Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:34 WIB

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB