SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo atau Spemia Gresik untuk pertama kalinya meluluskan siswa sejak berdiri pada 2023. Momen bersejarah itu berlangsung dalam acara Pelepasan Siswa Angkatan I Tahun 2026 di aula lantai 2 SMK Muhammadiyah 2 Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Acara pelepasan siswa kelas IX tersebut mengusung tema “Pioneer of Greatness”. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan.
Dua siswa kelas VII, Moch. Vegan Djanuar dan Aaliyah Sucipto, memandu acara sebagai pembawa acara. Keduanya tampil dengan nuansa adat Jawa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aaliyah tampil anggun mengenakan kebaya berwarna krem. Sementara itu, Vegan tampil formal dengan setelan jas hitam lengkap dengan blangkon bernuansa merah.
Kepala SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, Muhammad Husen Al Asy’ari, mengenang berbagai perjuangan sekolah sejak awal berdiri. Dengan suara bergetar menahan haru, ia menceritakan perjalanan Spemia dalam membangun layanan pendidikan bagi masyarakat Driyorejo.
“Meluluskan Angkatan I merupakan anugerah sekaligus kebanggaan bagi kami. Perjalanan ini tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari membangun kepercayaan masyarakat, menyiapkan sarana pendidikan, hingga memastikan setiap siswa mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” ungkapnya.
Husen juga mengenang kondisi awal sekolah saat para siswa Angkatan I mulai belajar tiga tahun lalu. Saat itu, fasilitas sekolah masih sangat terbatas.
“Dulu saat pertama kali kalian dititipkan oleh orang tua tiga tahun yang lalu, sekolahnya belum ada apa-apa. Hanya ada satu ruang kelas dan satu ruang guru yang berfungsi sebagai ruang kepala sekolah, ruang guru, UKS, dan ruang administrasi. Semuanya campur jadi satu,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat awal berdiri, sekolah bahkan belum memiliki toilet sendiri dan masih menumpang di toilet masjid.
“Tapi dengan berjalannya waktu, bangunan fisik itu perlahan tampak. Satu per satu ruang kelas dan penunjang pembelajaran siswa mulai terpenuhi. Hingga saat ini, Spemia terus membangun,” imbuhnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Husen, para siswa Angkatan I memiliki tempat istimewa dalam sejarah SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo. Mereka bukan hanya peserta didik, tetapi juga bagian dari perjuangan awal sekolah dalam membangun identitas dan kepercayaan masyarakat.
Bersama guru dan tenaga kependidikan, para siswa Angkatan I tumbuh menjadi generasi yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Husen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo selama tiga tahun terakhir.
Menurutnya, dukungan orang tua dan kerja sama yang terjalin selama ini menjadi faktor penting dalam perkembangan sekolah hingga mampu mencapai titik bersejarah tersebut.
Acara pelepasan yang bertajuk “Purnawiyata Angkatan I: Onexa” berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan. Para siswa menampilkan kirab, tari remo, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat.
Di balik kemeriahan itu, suasana haru terasa kuat. Para siswa yang selama tiga tahun belajar bersama kini akan melangkah menuju babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.
Panitia juga menyiarkan acara tersebut secara langsung melalui kanal YouTube. Sejumlah tamu undangan hadir, di antaranya jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Driyorejo, kepala KB TK Aisyiyah 38 Kota Baru Driyorejo, kepala KB TK Aisyiyah 45 Bambe, kepala KB TK Aisyiyah 49 Griya Kencana, serta kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo.
Menutup sambutannya, Husen berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi akhlak mulia, dan membawa nama baik almamater di mana pun berada.
Ia berharap Angkatan I SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo menjadi generasi emas yang mampu memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Ia juga berharap mereka dapat menginspirasi adik-adik kelas yang akan melanjutkan perjuangan sekolah pada masa mendatang.
Post Views: 68












