Girimu.com — Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) melakukan sosialisasi lelang kepada para mahasiswa di Hall Sang Pencerah Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Rabu (17/6/2026). Berharap mampu meraih simpati ratusan mahasiswa yang masuk kategori Gen-Z, sosialisasi bertajuk DJKN Goes to Campus, Kanwil DJKN Jawa Timur berharap mampu memberikan pemahaman dan literasi lelang di kalangan mahasiswa UMG.
Rektor UMG, Prof Khoirul Anwar, MPd yang hadir langsung dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kegiatan DJKN Goes to Campus di UMG. Ia berharap, para mahasiswa bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan literasi atau pemahaman terkait pelaksanaan lelang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selaku Rektor UMG kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan acara road show Goes to Campus ke kampus kami, UMG ini. Tentu saja materi hari ini secara teori lelang memang memiliki irisan keilmuan dengan Prodi di Fakultas Hukum serta Ekonomi dan Bisnis,” ujar Prof Khoirul.
Meski demikian, lanjutnya, dalam kehidupan riil sehari-hari, praktik lelang akan melibatkan setiap individu, sehingga akan sangat bermanfaat sebagai bekal mahasiswa UMG. Manfaat itu, lanjut Prof Khoirul, paling tidak bisa memahami prosedur dan informasi tentng lelang yang benar dan komprehensif dari instansi DJKN Kanwil Jatim.
Sementara Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Arik Hariyono, selaku keynote speech, menyampaikan terima kasih atas support UMG dalam upaya meningkatkan literasi generasi muda, khususnya mahasiswa dalam menyongsong usia 118 tahun lelang di Indonesia.
“Usia lelang jauh lebih dulu dari usia kemerdekaan Indonesia yang kini mencapai 80 Tahun. Dewasa ini lelang telah menjadi instrumen penting dalam mendukung perekonomian dan pelayanan publik di Indonesia,” ungkap Arik.
Ditambahkan, seiring dengan perkembangan teknologi, layanan lelang juga mengalami transformasi menjadi lebih modern, terbuka, dan tepercaya. Karena itu, kata Arik, melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat mengenal lebih dekat mekanisme lelang sekaligus melihat peluang pemanfaatannya dalam berbagai aktivitas ekonomi dan bisnis di masa depan.
Pemaparan tentang materi lelang disampaikan oleh Pejabat Lelang Kelas II Surabaya, Nyoman Ari Febrina Puspita dan Dian Permadhani, yang dilanjutkan sesi tanya jawab. Di sesi akhir dilakukan praktik lelang konvensional yang membuat suasana hall semakin meriah dengan beberapa barang lelang yang dibawa oleh tim DJKN Jatim, khususnya yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, seperti helm, air phone, juga tas kuliah.
Nata, salah satu peserta yang memenangkan lelang berupa tas kuliah, mengungkapkan ketertarikannya ketika lelang tas branded dengan penawaran harga pembukaan cuma Rp 10.000.
“Saya awalnya melihat acara ini menarik, sehingga saya ikut hadir dari awal sampai selesai. Ternyata, di sesi akhir ada praktik lelang dan saya coba-coba menawar Rp 200 ribu lebih tinggi dibanding peserta lain. Eh, ternyata saya jadi pemenangnya. Dan istimewanya, saya tidak jadi harus bayar uang senilai yang saya tawarkan. Ya Alhamdulillah, terima kasih panitia UMG dan DJKN Kanwil Jatim, acaranya keren,” ungkap Nata. (*)
Post Views: 32












