Tekan Harga APP Operasi Pasar

- Editorial Team

Senin, 29 Mei 2017 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Adanya lonjakan harga kebutuhan pokok pada bulan suci ramadan, beberapa pihak mulai melakukan operasi pasar. Salah satunya Asosiasi Pedagang Padi Jagung dan Kedelai “Pajale” (APP) cabang Gresik.

Terakhir, Asosiasi Pedagang Padi Jagung dan Kedelai (APP) cabang Gresik ini menggelar operasi pasar di kecamatan Cerme, Minggu (28/05/2017) kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Asosiasi Pedagang Pajele (APP) cabang Gresik, Setya Budi mengatakan, tujuan dari operasi pasar ini adalah untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional yang semakin tinggi di bulan ramadan.

Ia menjelaskan, misalnya harga bawang putih yang berada di pedagang pasar mencapai 40 ribu hingga 60 ribu, tetapi ketika operasi pasar pihaknya hanya menjual dengan harga berkisar antara 25 ribu hingga 30 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah

“Kalau kita setiap hari melakukan operasi pasar terus menerus, harga bahan pokok pasti akan mulai stabil. Tak hanya di bulan ramadan, tapi juga seterusnya hingha usai lebaran,” kata Budi.

Dikatakan, ada dua jenis bawang putih dengan selisih harga 5 ribu, yakni bawang putih impor dari India dan Cina. Biasanya pembeli suka bawang dari cina sebab lebih besar. “Tadi juga menjual beras, gula dll dengan harga murah tapi sudah habis, sisa bawang putih. Untuk yang mau beli satu karung atau 20 kilogram saya kasih harga 500 ribu lebih murah dari eceran,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Ternyata Jaminan Pensiun Di Gresik Sepi Peminat

Tak hanya sekali, menurut rencana kegiatan operasi pasar dengan menawarkan harga kebutuhan pokok lebih murah ini akan dilakukan kembali di berbagai pasar seluruh kabupaten Gresik hingga lebaran tiba.

Suparni salah satu pembeli di operasi pasar itu mengatakan, ia membeli bawang disini lebih murah daripada harga biasanya yang dijual di pasar “Dipasar Rp40 ribu, disini Rp30 ribu lebih murah ketimbang di pasar,” ujarnya. (Akmal/j1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB