Tutup PM3Nas, Ini Harapan DPP IMM Untuk Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah

- Editorial Team

Rabu, 16 Oktober 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Soleh IBTimes

CIREBONMU.COM, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) sukses menggelar Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (PM3Nas) dari tanggal 11-13 Oktober 2024 di Gedung Tabligh Institute Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang diselenggarakan oleh Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) diikuti oleh 28 peserta dari seluruh Indonesia.

Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menyampaikan, Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (PM3Nas) tahun ini merupakan PM3Nas pertama Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) setelah berhenti beberapa tahun yang lalu.

Baca Juga : DPP IMM Gelar Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional

“Ini PM3Nas pertama kali DPP IMM setelah berhenti beberapa tahun yang lalu. Ini patut kita apresiasi bersama para kawan-kawan dari Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman khususnya dan DPP IMM pada umumnya,” ucap Firdaus sambutan penutup Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah pada Ahad (13/10/24).

Baca Juga :  SD Muwri Gelar Tryout TKA Daring Serentak Se-Gresik

Ia menyebut, para alumni Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (PM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) harus terus melatih diri menjadi seorang mubaligh kaffah yang siap untuk menjawab setiap tantangan zaman.

“Saya tahu, bahwa tidak semua punya basic untuk menjadi Mubaligh. Sehingga di PM3Nas ini kita berikan yang berisi keilmuan dan wawasan untuk keperluan dakwah kalian di masyarakat,” jelas Firdaus.

Tutup PM3Nas, Ini Harapan DPP IMM Untuk Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah CirebonMU
foto : Soleh

Kiai Dahlan dulu, imbuh Firdaus, adalah seorang mubaligh yang senantiasa berkeliling kampung untuk berdakwah dan mengajak masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan situasi dan kondisi kala itu. Kiai Dahlan menjadi sang pencerah di tengah kegalapan zaman.

“Menjadi seorang mubaligh itu mengemban misi pencerahan. Mubaligh Kaffah haruslah berdakwah sesuai lingkungan dan konteks zaman,” ujarnya.

Di sisi lain, Bendahara Umum DPP IMM itu juga menekankan betapa pentingnya menamankan rasa kepemilikan pada ikatan.

Baca Juga :  Milad ke 112 Muhammadiyah , Anak-Anak TK Aisyiyah 5 Bungah Tampil Memukau dengan Tari Ampar-Ampar Pisang

Baca Juga : Bendum DPP IMM Singgung FOMO-preneur saat Jadi Pembicara di Kopdarnas SUMU

“Selama ini banyak orang berorganisasi hanya sampai pada pikiran dan gerakan, tapi tidak sampai pada hati untuk memiliki Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,” ungkapnya.

Harapan kami, kata Firdaus, rasa kepemilikan itu bisa ditumbuhkan dalam hati setiap kader IMM. Kaderlah yang akan menjaga dan merawat IMM, bukan orang luar.

“Mari kita resapi, kita hayati sudah sejauh mana kita mencintai IMM. Jika rasa kepemilikan bisa terealisasi dalam diri setiap kader, maka IMM akan menggapai segala tujuan dan cita-citanya,” tutupnya.

Acara penutupan Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah Nasional (PM3Nas) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) diakhiri dengan sesi foto bersama.(CM)

Kontributor : Soleh IBTimes

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Gagap Inggris, Spemdalas Ajak Calon Siswa Jajal Kelas Percobaan
Tiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah, Apa Saja?
HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA
Jejak Pelajar Spemdalas di Jakarta: Meramu Inspirasi dari Drone hingga Ikrar Kolaborasi
Dari Udara Sejuk Batu, Ikhtiar Guru SD Muhammadiyah Kebomas Meracik Sekolah Unggul
Milih Sekolahan vs Milih Gorengan
Bekali Lulusan, Spemupat Gelar Praktik Rawat Jenazah
Dari Tiga Kambing ke Sepiring Kebersamaan, Simulasi Idul Adha Berlian Primary School Penuh Cerita dan Makna
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:30 WIB

Tak Lagi Gagap Inggris, Spemdalas Ajak Calon Siswa Jajal Kelas Percobaan

Senin, 11 Mei 2026 - 02:29 WIB

Tiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah, Apa Saja?

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB

HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:27 WIB

Jejak Pelajar Spemdalas di Jakarta: Meramu Inspirasi dari Drone hingga Ikrar Kolaborasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:27 WIB

Dari Udara Sejuk Batu, Ikhtiar Guru SD Muhammadiyah Kebomas Meracik Sekolah Unggul

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tak Lagi Gagap Inggris, Spemdalas Ajak Calon Siswa Jajal Kelas Percobaan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tiga Perilaku yang Tidak Boleh Dilakukan Warga Muhammadiyah, Apa Saja?

Senin, 11 Mei 2026 - 02:29 WIB

Muhammadiyah Gresik

HW Smamio Juarai ‘Joko Tingkir Literacy Camp Competition’ di UMLA

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB