Petroxfert Aplikasi Untuk Petani

- Editorial Team

Senin, 10 Juli 2017 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


​Kabargresik.com  PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), merilis sebuah aplikasi berbasis Android bernama Petroxfert dan buku dengan judul “Memupuk Kesuburan, Menebar Kemakmuran” di Gresik, Sabtu malam (8/7). 
Petroxfert merupakan sebuah media informasi mengenai berbagai jenis produk PG, mulai dari pupuk, non-pupuk, produk pengembangan, serta pestisida. Sedangkan buku “Memupuk Kesuburan, Menebar Kemakmuran” merupakan sebuah gagasan mengenai ketahanan pangan nasional dari perspektif delapan karyawan muda PG. 
Petroxfert

Aplikasi ini secara resmi diluncurkan oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat bersama Direktur Utama PG Nugroho Christijanto dalam acara Petrophoria, yaitu sebuah acara hiburan dalam rangka peringatan hari ulang tahun (HUT) PG ke-45.
Nugroho menyatakan bahwa mulai hari ini aplikasi Petroxfert sudah dapat diunduh melalui Google Playstore atau di website www.petroxfert.com. Aplikasi ini merupakan sebuah persembahan PG untuk mendukung program kedaulatan pangan nasional.
“Aplikasi ini pada dasarnya dapat digunakan oleh siapa saja sebagai panduan untuk mengetahui seluruh produk Petrokimia Gresik, mulai dari spesifikasi hingga cara aplikasi produk,” ujar Nugroho.
Tak hanya itu, lanjut Nugroho, aplikasi ini juga memiliki sejumlah fitur lain, seperti Agri Calc, yaitu kalkulator untuk menghitung atau mengetahui berapa kebutuhan pupuk per hektar untuk setiap komoditas tanaman. Selanjutnya ada fitur Bagan Warna Daun (BWD), yaitu alat untuk mengukur tingkat kehijauan daun guna mengetahui takaran dan waktu pemberian pupuk Nitrogen (N) atau Urea yang tepat. Terakhir, fitur Budidaya Pertanian yang berisi tutorial (artikel maupun video) budidaya tanaman pertanian dan perkebunan.
Nugroho menyebutkan bahwa pemanfaatan teknologi berbasis android ini berdasarkan data bahwa pengguna smartphone di Indonesia terus tumbuh secara signifikan. Data dari Kemenristekdikti menyebutkan bahwa pengguna smartphone di Indonesia saat ini mencapai 25% dari jumlah penduduk atau sekitar 65 juta pengguna. Bahkan, angka ini diyakini terus meningkat tajam di masa yang akan datang.
“Momentum ini kami manfaatkan dengan mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android yang sekaligus menjadi sarana promosi dan edukasi bagi konsumen,” ujar Nugroho.
Kedepan, lanjut Nugroho, aplikasi ini akan terus dikembangkan dengan jangkauan fungsi yang lebih luas dan diperkuat dengan fitur yang lebih canggih. Salah satunya adalah sebagai media penjualan komersil sebagaimana jaringan aplikasi penjualan umum yang telah ada di Indonesia.
“Jadi kedepan, konsumen bisa saja memesan produk kami melalui aplikasi ini,” ujar Nugroho. (Tikon)

Baca Juga :  Warga Resah Ada Limbah padat Berbau Di Desa Petung Panceng

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Jembatan Kaliagung Terendam Banjir Luapan Bengawan Solo
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Kamis, 10 September 2026 - 16:59 WIB

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB