14 Eks Anggota Gafatar Asal Gresik Dipulangkan

- Editorial Team

Jumat, 22 Januari 2016 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) telah berkoordinasi dengan Pemkab Gresik terkait rencana pemulangan anggota Gafatar yang berasal dari Gresik. Mereka kembali dari Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Gresik Akmal Boedianto  ada 14 anggota Gafatar asli Gresik yang ditampung di Pemprov Jatim. Bahkan, pihaknya juga sudah meminta Dinas Sosial (Dinsos) untuk mengatur rencana pemulangan mereka. “Sudah dikoordinasikan dengan Pemprov, dari Dinsos sudah kesana,” ujarnya selesai mengikuti Paripurna di gesung dewan, Jumat 22/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan kalangan tokoh agama Gresik. Sebab,  mereka telah berinteraksi dengan Gafatar yang disebut-sebut sebagai kelompok menyimpang. “Kami minta MUI serta tokoh agama untuk membina kembali mereka agar tidak sesat lagi,” ungkap dia.

Baca Juga :  27 Anggota Gafatar Dapat Bimbingan Dari MUI Gresik

Dijelaskan, dari 14 warga dati Gresik yang tergabung di kelompok Gafatar berasal dari Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Gresik. Untuk Kebomas ada sekitar 12 orang dari Desa Singosari dan Kembangan. “Kalau tidak salah Gresik kota ada 2 orang yang ikut Gafatar,” terangnya.

Ditambahkan, Pemkab tidak berniat membuatkan mereka tempat penampungan. Sebab, mereka punya saudara dan harus dikembalikan kepada masyarakatnya. “Makanya saya minta tokoh agama untuk meluruskan ajaran agama mereka agar tidak sesat lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Lindungi Diri PUK SP LEM SPSI PT Prima Alloy Bagikan Masker Ke Anggota

Sementara itu, Camat Gresik Nurul Puspitasari mengatakan memang ada dua orang dari Kelurahan Terate yang ikut Gafatar. Saat ini sedang berada di Pemprov dan segera di pulangkan. “Kami saat ini masih sosialisasi kepada warga sekitarnya untuk bisa menerima mereka kembali,” ungkap dia.

Terpisah, Camat Kebomas Jairuddin mengatakan pihaknya tidak tahu Gafatar asli Gresik ada dimana saat ini. Sebab, belum ada surat resmi dari Pemkab maupun Pemprov terkait pemulangan mereka. “Saya masih koordinasi dengan Kesbangpol terkait informasi tersebut,” pungkas dia. (Etendy/K1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17 WIB

Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB