14 Eks Anggota Gafatar Asal Gresik Dipulangkan

- Editorial Team

Jumat, 22 Januari 2016 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) telah berkoordinasi dengan Pemkab Gresik terkait rencana pemulangan anggota Gafatar yang berasal dari Gresik. Mereka kembali dari Mempawah, Pontianak, Kalimantan Barat.

Menurut Penjabat (Pj) Bupati Gresik Akmal Boedianto  ada 14 anggota Gafatar asli Gresik yang ditampung di Pemprov Jatim. Bahkan, pihaknya juga sudah meminta Dinas Sosial (Dinsos) untuk mengatur rencana pemulangan mereka. “Sudah dikoordinasikan dengan Pemprov, dari Dinsos sudah kesana,” ujarnya selesai mengikuti Paripurna di gesung dewan, Jumat 22/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan kalangan tokoh agama Gresik. Sebab,  mereka telah berinteraksi dengan Gafatar yang disebut-sebut sebagai kelompok menyimpang. “Kami minta MUI serta tokoh agama untuk membina kembali mereka agar tidak sesat lagi,” ungkap dia.

Baca Juga :  Melihat dari Dekat Tsamrotul Ulum, Madrasah Berusia 68 Tahun di Mengare Gresik

Dijelaskan, dari 14 warga dati Gresik yang tergabung di kelompok Gafatar berasal dari Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Gresik. Untuk Kebomas ada sekitar 12 orang dari Desa Singosari dan Kembangan. “Kalau tidak salah Gresik kota ada 2 orang yang ikut Gafatar,” terangnya.

Ditambahkan, Pemkab tidak berniat membuatkan mereka tempat penampungan. Sebab, mereka punya saudara dan harus dikembalikan kepada masyarakatnya. “Makanya saya minta tokoh agama untuk meluruskan ajaran agama mereka agar tidak sesat lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Konsolidasi Jelang Raker, ISNU Gresik Tanam Pohon di Lokasi DAK PPKT Randuboto Sidayu

Sementara itu, Camat Gresik Nurul Puspitasari mengatakan memang ada dua orang dari Kelurahan Terate yang ikut Gafatar. Saat ini sedang berada di Pemprov dan segera di pulangkan. “Kami saat ini masih sosialisasi kepada warga sekitarnya untuk bisa menerima mereka kembali,” ungkap dia.

Terpisah, Camat Kebomas Jairuddin mengatakan pihaknya tidak tahu Gafatar asli Gresik ada dimana saat ini. Sebab, belum ada surat resmi dari Pemkab maupun Pemprov terkait pemulangan mereka. “Saya masih koordinasi dengan Kesbangpol terkait informasi tersebut,” pungkas dia. (Etendy/K1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Berita Terbaru

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB