Gandeng Wartawan Komisi II DPRD Gresik Akan Lakukan Studi Banding Perparkiran

- Editorial Team

Kamis, 17 Januari 2019 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Munculnya pusat perbelanjaan dan hotel baru di Gresik diharapkan mampu menambah pendapatan Asli Daerah (PAD), diantara pendapatan yang bisa di dapat adalah Parkir.

Untuk itu, Komisi II DPRD Gresik bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG) berencana melakukan studi banding ke Makasar.

Anggota Komisi II DPRD Kab Gresik Faqih Usman mengaku Pemda Gresik butuh inovasi dalam penanganan perparkiran sehingga kebocoran dan tidak tercapainya PAD dari Perparkiran akan teratasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemda harus kreatif biar retrebusi dan Pajak parkir bisa menjadi andalan,” pinta Faqih Usman,  Politisi dari PAN.

sementara itu, Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim mengakui, bahwa potensi pendapatan daerah dari sektor parkir, baik retribusi maupun pajak, sangat luar biasa. Terlebih, pasca bermunculan perhotelan, mall, restoran, dan sarana ekonomi lain.

Baca Juga :  Hanya 1Pemantau Pilkada Gresik

“Potensi daerah ini harus dimaksimalkan dan bisa kita manfaatkan untuk kemajuan daerah,” ujar Nurhamim.

Nur hamim punya argumen khusus, berkaitan dengan ketidak mampuan OPD berwenang dalam menangani parkir. Ia pun berharap melalui studi banding tersebut didapat kiat-kiat dalam meningkatkan pendapatan parkir.

“Insyaalah ada jalan keluar dan kita bisa,” katanya.

secera terpisah, Ketua KWG M. Syuhud Almanfaluty menyatakan, studi banding ke Makasar sebagai upaya menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

“KWG dan DPRD akan lakukan studi banding ke Makassar. Di sana kami akan menggali kiat-kiat pemerintah Makasaar dalam menangani sektor parkir, sehingga berbuah PAD sangat besar,” ucap Syuhud, Sabtu (19/1/2019).

Baca Juga :  Ini Alasan Mengapa Harga Parkir Di Gresik Tidak Sama Dengan Tarif Resminya

Pendapatan sektor parkir di Gresik tergolong masih kecil. Padahal, potensinya cukup besar. Ia kemudian mencontohkan pendapatan dari retribusi parkir tepi jalan umum (PTJU) yang ditarget hanya Rp 1,8 miliar di 2018. Bahkan, target tersebut sudah direvisi berkali-kali oleh DPRD karena Dishub tak sanggup memenuhinya.

“Dari target awal parkir tepi jalan umum Rp 5 miliar. namun dalam evaluasi DPRD, Dishub tak mampu membukukannya setelah melihat potensi yang ada. Akhirnya pada Perubahan APBD 2018, target tersebut diturunkan menjadi tinggal Rp 1,8 miliar,” jelas Syuhud. (ADV)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri
DPRD Gresik Sahkan Tiga Perda Baru: Optimalisasi Aset & Layanan
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Sampah Kasur di Saluran Air, DPRD Desak Sanksi Tegas
DPRD Gresik Luncurkan “Kamis Aspirasi” untuk Aduan Cepat Warga
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:16 WIB

Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:23 WIB

Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:35 WIB

DPRD Gresik Sahkan Tiga Perda Baru: Optimalisasi Aset & Layanan

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB