Melalui DBHCHT, Kabupaten Gresik Kembangkan 18 Ha Tanaman Tembakau

- Editorial Team

Senin, 9 September 2019 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.comUntuk meningkatkan pendapatan petani, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik melalui Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 melakukan budidaya pengembangan tanaman tembakau di Wilayah Gresik.

Ada tiga wilayah yang bakal dijadikan lahan tembakau masing-masing wilayah Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Duduksampeyan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang disampaikan Kepala Dinas pertanian Eko Anindito Putro yang didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno dikantornya Senin (9/9/2019). Tahap awal pengembangan tanaman ini sebanyak 18 hektar yang tersebar di 3 wilayah kecamatan.

Menurut Eko, para petani di kecamatan Balonpanggang yaitu di desa Wotansari, Sekarputih, Jombangdelik, Dapet. Sedangkan di wilayah kecamatan Benjeng tersebar di desa Lundo dan desa di wilayah pinggiran Sungai Lamong.

“Kami optimis lahan tembakau di Gresik akan meningkat. Secara historis Gresik dulu memang sudah ada komoditi tanaman tembakau ini. Kedepan kami akan mengembangkan tanaman tembakau ini untuk wilayah Gresik Utara, khususnya di wilayah Kecamatan Ujungpangkah. Dalam sejarahnya Kecamatan Ujungpangkah dulu memang penghasil tembakau” katanya.

Baca Juga :  Banjir Cermenlerek ketinggian Air Hingga 3M

Ketika ditanya, apakah tanaman tembakau tidak mengganggu potensi tanaman pangan khususnya padi ? Eko menyatakan tidak menganggu sama sekali. Menurutnya, budidaya tembakau ini ditanam saat musim kemarau dimana tanaman padi tidak sedang berproduksi.

Khusus jenis tanaman tembakau yang ada di Gresik, Eko menyatakan bahwa selama ini petani Gresik hanya menanam tembakau jenis tembakau jawa (jinten), sepertinya sudah tradisi petani tembakau Gresik.

“Kedepan kami akan mendorong petani dan mengembangkan tembakau jenis virginia. Tembakau ini terkenal karena bernikotin rendah juga harga jualnya lebih tinggi. Hal ini akan lebih menguntungkan para petani tembakau” papar Eko.

Untuk memfasilitasi para petani tembakau tersebut, Dinas pertanian Gresik menggandeng Balai Penelitian dan Pabrikan. Selain itu, juga akan membuat Demplot atau semacam lahan ujicoba. Demplot ini akan dilaksanakan pada tiga Kelompok tani di tiga wilayah kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Duduksampeyan.

Baca Juga :  Tiga Ton Solar Ilegal Digrebek Polisi

Menurut Eko, Demplot ini sebagai sekolah lapang SL-GAP (Sekolah Lapang Good Agricultural Practices) tembakau bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Serat dan Pemanis (Balittas) Karangploso Malang.

“Untuk lebih menggairahkan para petani tembakau, Selain mengadakan demplot, sekolah lapang dan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi dan elemen terkait. Kami juga memberikan bantuan sarana produksi berupa bibit tembakau, pupuk dan obat-obatan.

Dari hasil Analisa ekonomi Dinas Pertanian Gresik, pendapatan petani melalui komoditi tembakau ini yaitu sekitar Rp. 32 Juta/hektar pada satu kali musim tanam yaitu selama 3 bulan (kemarau). (Adv/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:21 WIB

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB