Ketemu BNPB Sambari Tayakan Jembatan Bulangkulon

- Editorial Team

Senin, 15 April 2013 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik_ Datang ke Gresik Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana Nasional Syamsul Maarif ditagih realisasi pembangunan Jembatan Bulangkulon senilai Rp. 11,7 milyar. Selain itu Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto juga meminta bantuan mobil rescue double cabin. “Hal ini penting, karena untuk memobilisasi bantuan bencana perlu kendaraan khusus yang kuat dan lincah” ujar Bupati kepada Syamsul Maarif di ruang Graita Eka Praja, Senin (15/4).

 

Menjawab keinginan Bupati Gresik, Syamsul Maarif akan segera mengupayakan mobil rescue double Cabin tersebut. “Segera akan kami anggarkan kalau hanya mobil” katanya. Tentang jembatan Bulangkulon yang pernah dijanjikan dulu, Syamsul menambahkan agar bersabar lebih dulu. Pihak BNPB akan berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk merealisasikan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kunjungan Kepala BNPB Ke Kabupaten Gresik dalam rangka koordinasi dengan Kepala Daerah yang terkena bencana banjir luapan Bengawan Solo yaitu Bupati Gresik, Bupati Bojonegoro, Kepala BPBD Lamongan, dan Kepala BPBD Tuban. Para perwakilan dari 4 Kabupaten ini saling melaporkan tentang keadaan bencana serta penanggulangan yang telah dilakukannya didaerahnya masing-masing.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Melirang, 62 Rumah Rusak

 

Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menyampaikan kejadian bencana di Gresik selama tahun 2012. Mulai dari bencana cuaca buruk sehingga tidak bisa memberangkatkan kapal ke Pulau Bawean. Dampaknya 500 orang calon penumpang kapal menuju Bawean terkatung-katung selama 4 hari. “Selama empat hari, kami memberikan nasi bungkus total 6000 bungkus nasi” kata Bupati.

 

Dampak cuaca buruk ini juga dirasakan oleh 2000 orang nelayan Gresik yang tidak melaut. Pemkab Gresik memberikan bantuan berupa beras 5 kg/KK. Sedangkan bencana lain yang dilaporkan Bupati yaitu puso dan kekeringan di 13 Kecamatan. “ Akibat kekeringan 2012 Pemkab Gresik memberikan bantuan air sebanyak 600 tangki. Selain itu Tanaman padi puso dialami oleh 7.238 petani”ujarnya.

Baca Juga :  Road Bike HUT Kodam V Ke 69

 

Khusus bencana banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo, Bupati Gresik menyebutkan ada 2 desa yang parah yaitu Desa Tiremenggal dan desa Madumulyorejo keduanya di Kecamatan Dukun. Bupati juga telah merelokasi 20 rumah dari 24 rumah yang direncanakan di desa Tiremenggal. Sedangkan di desa Madusidomulyo, Pemkab Gresik berencana segera merelokasi sebanyak 26 rumah warga.  

 

Selain berkoordinasi dengan Kepala Daerah, Kepala BNPB beserta rombongan juga akan melakukan peninjauan ke beberapa daerah bencana. Untuk di Kabupaten Gresik, Syamsul Maarif akan melakukan kunjungan ke Desa Tiremenggal Kecamatan Dukun. (sdm)

Editor: zumrotus S

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB