Gula Merah Dan Ikan Kerapu Bawean Mulai Diekspor

- Editorial Team

Senin, 18 Oktober 2021 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) asal Pulau Bawean mulai diekspor ke sejumlah mancanegara. Gula merah dan ikan Kerapu menjadi komoditi yang diincar pasar luar negeri.

Seperti produk gula merah granul asal Pulau Bawean yang diekspor ke Malaysia, Belanda, Kanada dan Turki. Kemudian ikan Kerapu  diekspor ke Hongkong.

Gula merah merk Myra, akan diekspor sebanyak  1 twenty foot kontainer. Palm sugar solid 1 ton dan Wedang jahe celup 500 bags.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai atau harga jualnya Palm sugar powder  3 USD, Palm sugar solid  2.80 USD dan Wedang jahe celup 2.45 USD.

Baca Juga :  Juara Kontes Bandeng Kawak Gresik 2025: 14.6 Kg Milik Saifullah Mahdi

Negara tujuannya Palm sugar powder adalah pasar Eropa, Hongkong, Australia, Canada. Kemudian Palm sugar solid pasar eropa. Wedang jahe celup ke Turki.

Potensi lainnya, adalah ikan teripang. Kemudian dodol Bawean. Lalu ada tikar , tas, beragam kerupuk. Produk -produk tersebut saat ini butuh  pendampingan untuk proses izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan UMKM didorong terus. Para pelaku UMKM di Bawean jika membutuhkan teknis untuk ekspor, dipersilahkan mampir klinik ekspor pada 28 Oktober di pudak galeri.

“Kedepan urusan perizinan UMKM selesai di kecamatan. Seperti layanan administrasi kependudukan Dispendukcapik sudah bisa diselesaikan di kecamatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Kades Harus Optimalkan Dana Desa Untuk Terdampak Covid 19

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto mengatakan bahwa bangga produk UMKM asal Pulau Bawean Gresik diekspor ke Belanda, Malaysia, Kanada dan Turki. Bier mengakui beberapa produk UMKM di Bawean memang layak ekspor.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik mengikuti secara daring, karena  berada di Jakarta. Bier sedang mengurus ekspor produk di Desa Wedani yang terkenal dengan produk sarung dan akan dicanangkan sebagai Desa Devisa.

“Sesuai arahan pak Bupati, kami terus mendorong menjadikan UMKM Gresik naik kelas,” terangnya. (Ad/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Sabtu, 4 April 2026 - 08:08 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Workshop Aisyiyah Dukun Dorong Keluarga Sadar Hukum

Selasa, 14 Apr 2026 - 01:15 WIB

Muhammadiyah Gresik

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban

Senin, 13 Apr 2026 - 16:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

Rihlah Asrama SBS Spemdalas; Segarkan Jiwa, Menguatkan Karakter

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:10 WIB