Jelang Ramadhan Warga Gresik Lakukan Megengan

- Editorial Team

Minggu, 7 Juli 2013 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) dipadati pengunjung sore ini (7/7) untuk melangsungkan tradisi megengan.

Ritual Megengan sendiri biasanya berlangsung 3 hari jelang bulan ramadhan. Megengan merupakan sebuah tradisi masyarakat tradisional untuk berziarah dan mengirimkan doa-doa kepada keluarga yang telah meninggal. Biasanya mereka membacakan surat yasin dan tahlil.

Wahyudi (31) beserta anak-istri, menyatakan bahwa tradisi megengan sudah dilakukannya sejak kecil untuk mengingat yang telah meninggal “Kami mengirimkan do’a-do’a agar keluarga kami yang sudah wafat mendapatkan ampunan dari ALLAH SWT” teranganya.

Tak hanya mengirimkan do’a, momentum megengan ini pun dimanfaatkan oleh Wahyudi dan warga lain untuk membersihkan makam keluarganya itu dari semak belukar.

Di Gresik, lautan peziarah terjadi di Makam Tlogo Pojok. TPU ini merupakan TPU yang menjadi rujukan di mana jenazah warga kota Gresik di semayamkan.

Tak ayal, hilir mudik peziarah ini menyebabkan terjadinya kemacetan Jl. Gubernur Suryo. Semua kendaraan yang lewat dipaksa merambat lantaran parkir meluber di tepian jalan.

Baca Juga :  Online dating services Without a Photo

Kedatangan peziarah ini pun juga dimanfaatkan oleh penyedia jasa parkir dan penjual kembang. Tarif parkir dipatok harga Rp. 4000 hingga Rp. 5000. Sedangkan, kembang ‘nyekar’ yang terdiri dari aneka bunga mawar, melati dan sedap malam dijual dengan kisaran harga Rp. 2000 per-bungkus. (chidir)
Editor: Saàdàh

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB