Gus Yani : Pernikahan Dengan Kambing itu Jahiliyah

- Editorial Team

Senin, 6 Juni 2022 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) merespon adanya video viral terkait dengan pernikahan antara manusia dengan kambing di desa Jogodalu kecamatan Benjeng Gresik.

Menurut Gus Yani perbuatan atau tindakan tersebut merupakan perilaku Jahiliyah.

“Terkait hal tersebut ada lembaga tersendiri yang akan memberikan sanksi, namun itu adalah jahiliyah yang dilakukan orang-orang tersebut.” Kata Gus Yani usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD kabupaten Gresik. Senin, (6/6/2022).

Sebelumnya, seorang laki-laki menikah dengan se-ekor kambing.   Kehebohan ritual pernikahan nyeleneh dengan syariat Islam ini di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Minggu (5/6/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Spritualis Nusantara dari Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Saiful Arif (44), menikahi seekor kambing betina yang merupakan anak dari Sri Kinasih (halu) dan diberi nama Sri Rahayu bin Bejo.

Baca Juga :  Qosim Sesalkan Meninggalnya 6 Siswa

Pernikahan itu disaksikan sejumlah tokoh masyarakat sekitar, termasuk salah satu anggota DPRD Gresik dari Fraksi Nasdem, Nurhudi Didin Arianto, atau yang akrab disapa Ki Ageng Gus Nur Hudi selaku pemilik Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’.

“Iya, benar. Pernikahan itu,” kata Arif kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Lelaki yang menamai dirinya Satrio Paningit ini menilai, pernikahan itu dilakukan untuk menjaga dan mempersatukan Bumi Nusantara dan Bumi Pertiwi.

“Biar alam semesta ini terjaga,” tuturnya.

Ritual pernikahan dilakukan mirip dengan prosesi pernikahan agama Islam dengan bahasa Indonesia.

Arif lantas menceritakan awal mula pernikahan itu. Setahun lalu, dirinya mengaku dapat petunjuk untuk menikahi Sri Rahayu. Dengan menikahi seekor kambing, ia berharap tidak ada adu domba dan jangan sampai Indonesia diadu domba oleh negara lain.

Baca Juga :  Die Bedeutung von Transparenz und Regulierung im Online-Glücksspiel: Ein Blick auf verantwortungsvolle Plattformen

“Harapan kami, semua harus bersatu, menjaga Indonesia, membuat semesta ini menjadi damai dan sejahtera. Pernikahan ini sebagai bentuk rasa cinta kepada Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ki Ageng Gus Nur Hudi yang juga anggota dewan mengatakan bahwa pernikahan antara Satrio Paningit dengan seekor kambing bukanlah perkawinan biologis atau fisik, namun sebagai bentuk ritual perkawinan unsur alam semesta.

“Dengan pernikahan ini diharapkan alam semesta atau jagad selaras energinya,” kata Hudi. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Bertahan dan Berdiri Kokoh di Tengah Gempuran Modernisasi Pendidikan

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:28 WIB