Afan Bunuh Anaknya Supaya Buah Hatinya Masuk Surga

- Editorial Team

Sabtu, 29 April 2023 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M.Qo’dad Afa’lul alias Afan alias MQA tersangka pembunuh anak sendiri ternyata punya motif ingin anaknya berada di surga.

Hal ini terungkap setelah penyidik Polres Gresik melakukan penyidikan terhadap tersangka.

Menurut pengakuan tersangka apa yang dilakukannya merupakan upaya untuk menempatkan anaknya di surga karena anaknya belum punya dosa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh adanya Bullyan dari tetangga dan teman korban terkait dengan perilaku dan profesi ibunya.

Diketahui profesi ibunya adalah pemandu lagu di rumah karaoke. Sementara tersangka sendiri bekerja di sebuah pabrik kayu milik keluarganya sendiri.

“Saya ingin anak saya berada di surga, karena anak saya masih kecil dan dia tidak punya dosa supaya tidak melihat kelakuan dari ibunya dan saya kasihan sehingga saya bunuh agar cepat berada di surga” ujarnya.

Baca Juga :  Petro Bikin Program Kampung Sehat

Pada malam harinya tersangka sempat browsing di internet melalui HPnya terkait tutorial membunuh anak.

Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dalam keterangan persnya, Sabtu (29/4/2023) mengatakan selain pernyataan tersangka terkait motif karena menginginkan anaknya di surga dan juga karena ekonomi.

“Dari hasil penyelidikan tadi dugaan sementara pelaku membunuh karena faktor ekonomi.” Terang Erika.

Erika juga membeberkan bahwa istri tersangka tiga hari yang lalu keluar dari rumah dengan alasan yang tidak jelas.

“Saat terjadi pembunuhan istri tersangka tidak dirumah, dia pamit untuk mengambil KTP tapi tidak kembali ke rumah sudah 3 hari yang lalu” jelas Arika yang pernah menjadi Kasatlantas Polres Gresik.

Sebelumnya Korban AK dibunuh oleh bapaknya sendiri di rumah kontrakan Dusun Plampang RT 7 RW 3 Desa Putat Lor Kec. Menganti Kab. Gresik, meninggal ditempat. Dari informasi yang dihimpun, kejadian tragis itu terjadi pada Sabtu (29/4/2023) pada 04.30 WIB.

Baca Juga :  IMM Gresik Kumpulkan Dana Untuk Bencana

Afan sendiri merupakan warga Manukan Kulon I  Kec. Tandes Kota Surabaya yang kontrak rumah di Putat lor Menganti.

Tersangka menghabisi nyawa anak semata wayangnya dengan sadis dengan tusukan  pisau dibagian punggung sekitar 24 kali dan tembus dada 21 tusukan.

Korban diautopsi di RSUD Ibnu Sina Gresik, sementara pelaku kini diamankan di Mapolres Gresik.

Saat ini Polisi sedang mencari ibu korban untuk dimintai keterangan.

“Posisi ibu korban sudah kami deteksi tinggal pemanggilan saja” ujar Erika menutup jumpa pers di Mapolres Gresik. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Polisi Pancing Terduga Curanmor dengan Motor Korban di Panceng
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik
Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan
Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Lingkar Sabu Di Dishub Gresik: Jaringan Empat Bulan Terbongkar, Dua Pegawai Digelandang
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Polisi Pancing Terduga Curanmor dengan Motor Korban di Panceng

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB