Mayat Korban Sudah Dirumah Hasil Autopsi Ada 4 Tusukan Benda Tajam

- Editorial Team

Sabtu, 16 Maret 2024 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wardatun Toyibah (29) yang diduga korban perampokan ini sudah kembali ke rumah duka setelah mayat korban dilakukan autopsi di rumah sakit Ibnu Sina Gresik.

Hasil autopsi korban diduga perampokan berujung pembunuhan yang menimpa Wardatun Toyibah (29) warga Desa Ima’an, Kecamatan Dukun, Gresik didapati ada empat luka tusukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik, Sabtu (16/3/2024).

“Satu di dada, dua di leher bagian depan, dan satu leher bagian belakang,” ungkapnya.

Dari keterangan dokter forensik  yang menyebabkan korban meninggal dunia dari luka tusukan bagian dada.

“Kena ulu hati yang tembus ke jantung,” jelas Eks Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya itu. 

Baca Juga :  Live tables on house building

Aldhino menambahkan, luka tusukan itu dari senjata tajam (sajam) pisau yang dibawa oleh pelaku.

“Tadi sudah olah TKP, dari hasil keterangan suami korban, ada sekitar uang Rp 150 juta dan satu Hp milik suami korban yang hilang dicuri,” paparnya.

“Barang bukti yang diamankan sementara, sarung golok yang diduga milik pelaku,” tambahnya.

Sebelumnya Istri ketua bumdes Ima’an Dukun Gresik diketahui meninggal dalam rumah diduga sebelumnya terjadi penganiayaan dan perampokan. Jumat (15/3/2024), malam.

Informasi yang dikumpulkan dilapangan,  korban Wardatun Toyyibah (29) merupakan istri Mahfud (45) seorang guru madrasah ibtidaiyah dan ketua Bumdes desa Ima’an. Dan juga pengusaha  sebagai agen BRILink yang dapat melayani transaksi perbankan masyarakat secara  real time online menggunakan fitur mini ATM EDC.

Baca Juga :  6 Kepsek Ikut Test Kepsek RSBI

Informasi yang didapatkan  menyembutkan, diduga kejadian perampokan disertai pembunuhan dikarenakan dalam tubuh korban ada beberapa tusukan benda tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Saat kejadian suami istri ini ternyata tidak tidur bersama, keduanya berada di kamar yang berbeda. 

Kejadian perampokan itu baru diketahui setelah suami korban yang tidur dalam kamar berbeda terbangun pada sekitar pukul 07.00 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke perangkat desa yang diteruskan ke kepala desa (Kades) Imaan dan Polsek Dukun. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk autopsi. (Tik)

sumber berita ini dari sidayu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB