Padi Inpari Sukses Di Tanam Di Gresik

- Editorial Team

Selasa, 5 Juli 2011 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto memulai panen raya padi di desa Bangeran-Dukun Gresik, Selasa (5/7).

Pada panen raya kali ini merupakan ujicoba produksi dari pengembangan tanaman padi varietas baru yang diberi nama inbrida padi sawah irigasi (inpari). Padi Varietas baru inpari 1,4,5,6,7,10 dan 13 merupakan pengembangan padi non hybrida jenis baru hasil rekayasa genetic oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur dengan Dinas Pertanian Gresik.

Setelah di ujicoba di lahan pertanian di desa Bangeran-Dukun, padi jenis inpari ini mampu menghasilkan panen sebesar7,334 ton/ha gabah kering panen (GKP) atau 6,242 ton/ha gabah kering giling (GKG). Dibandingkan dengan IR 64 yang ditanam pada lahan dan perlakuan yang sama, IR 64 hanya mampu menghasilkan 5,530 ton/ha GKP atau 4,737 GKG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya Bupati Gresik meminta agar ujicoba ini tidak hanya dilakukan dalam sekali tanam di satu tempat, tapi harus dilakukan dalam 2 kali atau 3 kali tanam dengan cakupan lahan yang lebih luas. Agar padi jenis ini betul-betul diketahui keunggulannya.

Baca Juga :  Disidak Gus Yani Migor Di Pasar Tradisional Masih Langka

Bupati juga berharap kepada BPTP agar lebih meneliti lagi kemungkinan untuk menjadikan lahan yang selama ini bukan lahan padi untuk bisa ditanami padi. Sehingga areal padi bisa semakin luas dan produksi semakin melimpah. “kalau perlu BPTP meneliti bila memungkinkan padi jenis gogo bisa ditanam di areal bukan lahan padi” ujar Bupati berharap.

Kepala Dinas Pertanian, Agus Joko Waluyo dalam pesannya kepada para petani agar petani tidak secara terus menerus menanam padi, tapi harus diselingi dengan polowijo dan tanaman lain. Mewabahnya wereng pada musim tanam lalu karena cuaca yang terus basah, sehingga petani terus menanam padi tanpa sela. Dengan demikian populasi hama wereng semakin tinggi. “untuk memutus mata rantai perkembangan hama, sebaiknya petani tidak terus-menerus menanam padi” ujarnya.

Baca Juga :  Tips on how to Meet a New Person Through Internet Dating

Tentang keunggulan produksi padi jenis baru, inpari ini diakui oleh ketua kelompok tani desa Bangeran, Mohammad Habib, katanya, padi ini lebih tahan hama, buktinya lahan kami tidak diserang disbanding padi jenis lain milik tetangga kami. Di lahan desa Bangeran ini yang paling cocok adalah varietas Inpari 10. “dibanding IR 64, inpari 10 ini mempunyai selisih keuntungan sekitar Rp. 5.600.000/ha”. Ujar Habib yang hanya melihat keuntungan dari sisi ekonomi .

Acara panen raya kali ini dihadiri oleh Kepala Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, Dr. Sudarmadi, Kabid Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jawa Timur, Nur Falakhi , Camat dari Eks Pembantu Bupati Sidayu dan para petani setempat. (sdm)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Whales: Giants of the Ocean
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Whales: Giants of the Ocean

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Berita Terbaru

Suara Dewan

DPRD Gresik Dorong Warga Dukun Pahami Aturan Pemakaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:27 WIB

NU Gresik

Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:34 WIB

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB