Petani Petisari Gresik Sukses Panen Raya dengan Sistem SLPHT, Diharapkan Meningkatkan Kemandirian Pertanian

- Editorial Team

Senin, 24 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) MWCNU Dukun bersama kelompok Tani Petisari merayakan panen raya yang sukses di Desa Petisari, Gresik, dengan menggunakan sistem Sekolah Lapang Pengawasan Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu (SLPHT).

SLPHT adalah sistem yang digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan hama dan penyakit tanaman dalam budidaya pertanian. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengawasan dan pengendalian hama, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Achmad Soche, petugas POPT Dinas Pertanian Gresik, mengajak seluruh kelompok tani di masing-masing ranting untuk mengembangkan SLPHT sebagai cara untuk mewujudkan pertanian yang mandiri dan berkembang. “SLPHT juga bisa digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang hama dan penyakit tanaman,” jelas Achmad.

Sementara itu, Ketua LPPNU Dukun, Suparman, berharap sistem SLPHT dapat meningkatkan kemampuan petani dalam mengawasi dan mengendalikan hama dan penyakit, sehingga panen raya kali ini dapat berjalan maksimal. “Setelah panen raya ini, kami juga akan menanam padi organik. Semoga semuanya lancar dan aman,” ujar Suparman yang juga PRNU Petisari Babaksari Dukun Gresik.

Baca Juga :  AMM Buka Puasa Bersama Alumni

Dr. KH Ahmad Thoyyib, Rois Syuriah MWCNU Dukun, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan petani Petisari. “Alhamdulillah, berkat kekompakan warga dan guyup rukun, hasil panen sangat bagus. Rizki melimpah sebagaimana Hadits Rasul SAW,” ungkap Yai Thoyyib. Di akhir sambutannya, Yai Thoyyib memberikan ijazah kepada para petani dengan membaca surat Al-Kursi tiga kali setelah sholat, dengan tujuan untuk menghindarkan dari hama tikus.

Acara ini juga dihadiri oleh pengurus LPPNU MWCNU Dukun, Pemdes Babaksari, serta tokoh masyarakat setempat.

Penulis : M Syafik

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Dorong Digitalisasi Madrasah, Siswa MI Alkarimi Gresik Belajar Buat Poster Digital Berbasis AI
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
Berita ini 3,584 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dorong Digitalisasi Madrasah, Siswa MI Alkarimi Gresik Belajar Buat Poster Digital Berbasis AI

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB