Pencarian Bocah Hilang di Bengawan Solo Dihentikan Setelah 7 Hari

- Editorial Team

Senin, 9 Juni 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK – Setelah tujuh hari pencarian intensif, upaya menemukan Ahmada Ainun Haq (9), bocah asal Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, yang diduga tercebur ke Sungai Bengawan Solo, resmi dihentikan. Keputusan ini diambil sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

 

“Sesuai SOP Basarnas, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka kami hentikan operasi pencarian,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, Minggu (8/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejak korban dilaporkan hilang pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025, tim gabungan dari BPBD Gresik, SAR Ujungpangkah, relawan ambulans, RAPI, Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, hingga warga setempat telah menyusuri Bengawan Solo hingga ke muara.

Baca Juga :  Muara Makin Dangkal, Nelayan Susah melaut

 

Menurut Driatmiko, pencarian terkendala oleh hambatan alami seperti sampah dan eceng gondok. Meski pembersihan sudah dilakukan di beberapa titik, tidak ada tanda-tanda keberadaan korban.

 

“Kami sudah berupaya maksimal. Dari hasil rekaman CCTV, korban terlihat berjalan menuju tanggul sungai. Dari situ kami berasumsi korban kemungkinan besar tercebur dan hanyut di sekitar bantaran,” jelasnya.

 

Saat ditanya kemungkinan lain selain tercebur ke sungai, ia menegaskan bahwa hal itu menjadi ranah pihak kepolisian. Namun, indikasi kuat masih mengarah pada lokasi sungai sebagai titik hilangnya korban.

Baca Juga :  Pemkab Gresik Punya UPT Inklusi

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan petunjuk baru, dan menegaskan pihaknya siap melanjutkan pencarian jika ada perkembangan.

 

“Kalau nanti ada informasi atau indikasi keberadaan korban, kami siap turun lagi untuk membantu pencarian,” tegas Driatmiko.

 

Ahmada Ainun Haq, yang merupakan anak berkebutuhan khusus, terakhir terlihat pada pagi hari usai sarapan. Rekaman CCTV menunjukkan ia berjalan menuju tanggul Bengawan Solo. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan, dan keluarga masih berharap ada keajaiban yang mengungka

p keberadaannya.

Penulis : Akhmad Sutikhon

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Peduli, Salurkan 2 Sapi Kurban kei Mengare

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:19 WIB

Muhammadiyah Gresik

Luar Biasa, Siswa SDMM Muhammad Rafa Raih Nilai 100 TKA 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:18 WIB