Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

- Editorial Team

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

GRESIK – Laut Gresik kembali menelan korban. Matrakim, nelayan yang akrab disapa Yaik, hilang di perairan setempat pada Senin siang, 5 Januari 2026. Pria yang sehari-hari mengantar anak buah kapal (ABK) itu diduga terjatuh dari perahunya saat pulang sendirian.
Kejanggalan terkuak dari rekaman CCTV pelabuhan. Sekitar pukul 15.00 WIB, perahu milik Yaik terlihat melaju kencang menuju darat—tapi kosong, tanpa pengemudi. Bapak tiga anak asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, itu lenyap begitu saja.
Lurah Lumpur, Eka Prapangasta Widya Darma, membenarkan peristiwa itu. “Benar ada warga kami bernama Matrakim hilang di laut usai mengantarkan orang ke kapal,” katanya.
Kabar itu langsung menyentak komunitas nelayan. Rekan-rekan Yaik bergerak cepat. Mail, salah satu nelayan setempat, menceritakan bagaimana solidaritas sesama pelaut langsung terpicu. “Tadi dapat kabar Yaik hilang, nelayan dari balai celek dan gede langsung mencari bareng-bareng. Tapi belum ketemu,” ujarnya.
Hingga petang itu, pencarian mandiri warga belum membuahkan hasil. Cuaca buruk dan gelapnya malam memaksa mereka menunda. Rencananya, pencarian dilanjutkan pagi ini, Selasa 6 Januari 2026.
Mail menambahkan harapan sederhana yang menggantung di benak semua orang. “Mugo-mugo dino iki iso ketemu,” tuturnya dalam dialek Jawa yang sarat doa.
Keluarga dan warga kini hanya bisa menunggu. Mereka terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memperluas pencarian di perairan Gresik yang luas dan tak kenal ampun ini.

Baca Juga :  Dari Sampah Jadi Cuan, Warga Wringinanom Olah Limbah Jadi Kompos

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB