Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

- Editorial Team

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah dump truk bermuatan material galian C masih terlihat melintas di jalur nasional Gresik Utara pada Senin pagi (16/3/2026), meski pemerintah telah memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kondisi ini menunjukkan kebijakan pembatasan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian dan lembaga belum sepenuhnya dipatuhi oleh sebagian pengusaha angkutan barang di Kabupaten Gresik.

Pembatasan tersebut tertuang dalam SKB yang diterbitkan Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Kebijakan ini berlaku mulai 13 hingga 29 Maret 2026 dan bertujuan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran serta memastikan keselamatan dan ketertiban lalu lintas.

Namun di lapangan, sejumlah truk besar masih dijumpai beroperasi di sepanjang jalur nasional wilayah Gresik bagian utara dengan membawa muatan material tambang galian C.
Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik, Suhartono, mengatakan bahwa kebijakan pembatasan operasional angkutan barang tersebut telah resmi diberlakukan sejak 13 Maret 2026.

“Sudah berlaku, selama ini kelihatannya masih preventif,” kata Suhartono, Senin (17/3/2026).
Ia menegaskan bahwa truk besar yang tetap beroperasi di luar ketentuan selama masa pembatasan dapat dianggap melanggar kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Gresik Minta Tambah Elpiji 10%

Meski demikian, terkait penindakan terhadap pelanggaran tersebut, Suhartono menyebut kewenangan pemberian sanksi berada pada aparat penegak hukum, khususnya kepolisian.
“Kewenangan sanksi ada di pihak kepolisian bagi truk besar yang melanggar aturan,” terangnya.

Pihaknya pun mengimbau para pengusaha angkutan barang dan logistik agar mematuhi kebijakan pembatasan operasional tersebut demi menjaga kelancaran arus transportasi selama periode mudik dan balik Lebaran.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengusaha angkutan agar mengikuti dan menaati SKB yang sudah ditetapkan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Selat Hormuz lan Sepedha Motor Listrik

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Speak Up, Stand Out, Shine On: Spemdalas Siapkan Kader Pemimpin Percaya Diri

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:01 WIB

Muhammadiyah Gresik

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Kamis, 30 Apr 2026 - 04:59 WIB