Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

- Editorial Team

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah gemuruh peresmian gedung megah Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Racitengah Sidayu Gresik, sebuah cita-cita sederhana justru menjadi sorotan. Muhammad Zafier Maulana, bocah sembilan tahun bersongkok putih dari  Mengare , lantang berujar ingin menjadi dokter. Ayah ibunya, Arif dan Nonik, adalah warga Tanjungwidoro Bungah Gresik yang masuk kategori Desil 1, namun mimpi Maulana justru memantik haru Fandi Ahmad Yani, Bupati Gresik, seolah menjadi penanda spirit baru pendidikan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan.

Peresmian Sekolah Rakyat yang sudah lama dinanti warga ini pada Jumat, 31 Juli 2026, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan pusat untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Bupati Fandi Ahmad Yani, didampingi jajaran pejabat daerah, kepala dinas pendidikan, serta tokoh masyarakat, meninjau langsung fasilitas dan menandatangani prasasti, disambut antusias oleh para orang tua dan siswa.

Dalam sambutannya, Yani menyampaikan rasa syukur mendalam. Sekolah Rakyat ini, tegasnya, hadir sebagai wujud kepedulian agar tak ada satu pun anak di Gresik yang terhalang cita-citanya karena keterbatasan. “Alhamdulillah, hari ini Sekolah Rakyat resmi beroperasi. Ini bukan sekadar bangunan baru, melainkan rumah kedua bagi anak-anak kita untuk menimba ilmu, mengembangkan potensi, dan membangun masa depan. Sekolah ini terbuka untuk semua, tanpa memandang latar belakang keluarga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yani menaruh harapan besar agar sekolah ini kelak melahirkan generasi penerus yang tak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan cinta tanah air. “Harapan kami sangat besar: lahirkan-lah generasi unggul Gresik yang tangguh, kreatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kami ingin anak-anak yang belajar di sini kelak menjadi tokoh, pemimpin, tenaga ahli, dan pelaku perubahan yang membawa kemajuan bagi keluarga, daerah, dan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga :  Petir Antarkan Kab Gresik Raih Top 99 Sinovik

Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan fasilitas di Sekolah Rakyat terus disempurnakan. Mulai dari ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, laboratorium, hingga sarana ibadah dan olahraga. Dukungan tenaga pendidik profesional juga disiapkan agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan menyenangkan. “Sekolah Rakyat Sidayu adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menghadirkan pendidikan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh anak di wilayah kita. Tidak ada satu pun anak Gresik yang tertinggal dalam menuntut ilmu,” paparnya.

Lingkungan belajar di sekolah ini juga terus diperbaiki — fasilitas memadai, guru berdedikasi, serta suasana aman dan nyaman. “Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi agar anak-anak mencintai tempat belajarnya, mengenal lingkungannya, dan menanamkan kedisiplinan sejak dini,” terang Yani. Ia berharap Sekolah Rakyat menjadi kebanggaan warga Sidayu, melahirkan generasi penerus yang tak hanya pintar intelektual, tetapi juga kuat imannya, santun akhlaknya, dan mampu membawa Gresik semakin maju dan sejahtera di masa depan.

Kurikulum yang diterapkan akan memadukan standar pendidikan nasional dengan nilai-nilai kearifan lokal, serta penguatan karakter dan wawasan kebangsaan. “Kami berjanji akan menjaga kualitas pendidikan di sini dengan sebaik-baiknya. Bersama orang tua dan masyarakat, kita dampingi anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat,” pungkas Yani.

Kehadiran Sekolah Rakyat ini disambut gembira warga, yang berharap fasilitas pendidikan ini benar-benar menjadi tonggak perubahan besar bagi kemajuan sumber daya manusia di Gresik. Bupati Fandi Ahmad Yani menyatakan sangat gembira dengan selesainya gedung dalam kompleks sekolah rakyat yang dibangun akhir tahun kemarin. “Saya berharap siswa tidak ada yang mrotol pulang kayak di tempat lain, sekolah rakyat di Gresik gedungnya baru, guru juga baru, peralatan baru, makanya di lingkungan sekolah ini kita kembangkan kemampuan motorik dan sensorik dari anak-anak yang dari kelompok desil 1 dan desil 2,” terang Yani.

Baca Juga :  Butuh Solusi, Pengusaha Cerme Mengadu Ke Ketua Dewan

Kepala Sekolah Rakyat Gresik, Rangga Pratama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses belajar mengajar di sekolah adalah: belajar, tumbuh, mengasah otak, dan keterampilan. “Selamat datang bagi calon murid di Sekolah Rakyat, dengan harapan lulusan SR bisa lancar membaca Al Quran dan bisa masuk perguruan tinggi favorit, dan konsen dalam trilogi: menjangkau yang tidak terjangkau, memungkinkan yang tidak mungkin, memuliakan masyarakat,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial, Umi Khoiroh, menambahkan bahwa tahun ajaran baru 2026/2027, Sekolah Rakyat Gresik menerima siswa tingkat SD sebanyak 90 siswa, untuk tingkat SMP sebanyak 90 siswa, dan untuk tingkat SMA sebanyak 90 siswa. Sementara itu, ada titipan 60 siswa dari Kabupaten Lamongan. “Hingga saat ini, ada 19 gedung yang siap digunakan dalam proses belajar mengajar di lingkungan sekolah rakyat, mulai ruang kelas, asrama, masjid, aula, ruang olahraga indoor, dan lain-lain, dengan harapan siswa menikmati belajar di lingkungan sekolah rakyat,” paparnya.

Dukungan juga datang dari pusat dan provinsi. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang melakukan zoom dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf serta pihak Sekolah Rakyat Gresik, akan membantu sarung bagi siswa laki-laki dan mukenah bagi siswa perempuan.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa
Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital
MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak
SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81
Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:50 WIB

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:49 WIB

SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan

Berita Terbaru

Suara Dewan

DPRD Gresik Dorong Warga Dukun Pahami Aturan Pemakaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:27 WIB

NU Gresik

Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:34 WIB

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB