Petro Perluas Pelabuhan

- Editorial Team

Selasa, 5 Januari 2016 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ PT Petrokimia Gresik (PG) meresmikan pelabuhan baru miliknya yang berlokasi di Gresik, Selasa (5/1). Pelabuhan ini mampu disandari kapal dengan bobot 10.000 ton dan digunakan untuk membongkar alat-alat berat proyek Amoniak Urea II yang saat ini pembangunannya telah mencapai 30%.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (PG) Hidayat Nyakman menyatakan bahwa pelabuhan ini merupakan bagian dari pengembangan untuk memperkuat struktur bisnis perusahaan. Semula, pelabuhan ini bersifat sementara (temporary jetty). Namun kemudian diperluas untuk keperluan yang lebih besar. Selain bongkar alat-alat proyek, pelabuhan ini nantinya direncanakan untuk memuat dan menjual gypsum dengan kapasitas 500 ribu ton/tahun.

Dengan demikian, kapasitas bongkar-muat pelabuhan kami saat ini meningkat, dari semula 7 juta ton/tahun kini mencapai 7,5 juta ton/tahun, ujar Dirut PG Hidayat Nyakman usai peresmian pelabuhan.

Pelabuhan ini memiliki spesifikasi panjang 160 m, lebar 20 m, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas bongkar-muat. Proyek dikerjakan oleh PT Adhi Karya dengan realisasi biaya Rp 75,69 miliar. Proyek semula ditargetkan selesai pada 25 Januari 2016, namun selesai pada akhir Desember 2015 (lebih cepat 28 hari).

Baca Juga :  Ada Ledakan Di Petro 1

Kedepan, kami akan kembali meningkatkan kapasitas pelabuhan baru ini dari 500 ribu ton/tahun menjadi 1 juta ton/tahun, tutup Dirut PG Hidayat Nyakman. (Tik/K1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB