Angkot Gresik Dipasang BBG

- Editorial Team

Rabu, 13 April 2016 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik _ Upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menciptakan udara bersih dan sehat seakan tak pernah henti. Seperti yang dilakukan oleh Bagian Administrasi Sumber Daya Alam (SDA) Setda Gresik yang sangat getol untuk memasyarakatkan penggunaan bahan bakar gas (BBG). Yang paling anyar yaitu memfasilitasi pemasangan converter kit gratis untuk kendaraan angkot yang beroperasi di Gresik. Pemasangannya sudah dimulai sejak hari ini, Rabu (13/4/2016) sampai beberapa hari kebelakang.

Menurut kepala Bagian Administrasi SDA, Adiana Setiawati melalui kabag Humas Suyono, pemasangan awal converter kit berkapasitas 10 liter setara premium (lsp) digratiskan untuk angkot. Harga alat tersebut saat ini mencapai Rp. 15 juta per unit. Namun sayang converter kit gratis ini hanya bisa dinikmati oleh 9 angkot. “ Untuk tahap awal kami hanya dijatah 9 unit yang didanai CSR PT PGN Gagas. Setiap tahun akan kami usulkan untuk ada pemasangan lagi” katanya.

Sebelum pemasangan, pada tahap awal pihak Pemkab Gresik dan PGN Gagas melakukan sosialisasi. “Kami meyakinkan kepada mereka tentang penggunaan gas yang aman dan hemat secara ekonomi” kata Demi Yamiardi (32) dari PGN Gagas. “Mulanya banyak yang pingin pasang, tapi karena para supir tidak punya kewenangan terhadap kendaraannya, maka hanya Sembilan angkot yang siap dipasang” tambahnya lagi.

Pemasangan tabung dan seperangkat alat pada angkot dilaksanakan di tempat parkir belakang kantor Bupati Gresik. masih menurut Demi Yamiardi, Pihaknya memasang alat tersebut sesuai standard operasional dan keamanan yang telah ditetapkan. “Untuk memasang satu unit converter kit type I ini membutuhkan waktu kurang lebih dua jam” jelas Demi.

Abdullah (38) warga perumahan Bunder Asri pemilik kendaraan kijang tahun 2003 lyn SG yang dapat jatah pemasangan converter kit gratis menyatakan, sudah sejak lama pihaknya ingin menggunakan BBG. Dia pernah memakai kendaraan berbahan bakar BBG beberapa saat lalu saat di Jakarta. Dia juga tidak tahu kalau di halaman kantor Bupati Gresik ada stasion pengisian BBG umum untuk kendaraan. “Kalau tahu mungkin sudah sejak dahulu saya memasang. Alhamdulillah saat ini dapat alatnya gratis” katanya.

Baca Juga :  Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar

Sesuai data dari Bagian Administrasi SDA Kabupaten Gresik sampai akhir April nanti, total kendaraan yang telah terpasang converter kit BBG ada 81 kendaraan. Masing-masing, kendaraan dinas milik Pemkab Gresik sebanyak 51 unit, kendaraan milik Yayasan Petrokimia Gresik 2 unit,  kendaraan milik PT Smelting 1 unit, kendaraan milik PT PJB Gresik sebanyak 18 unit dan kendaraan angkot 9 unit. (Tik/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB