KWG Aksi Solidaritas Untuk Soni

- Editorial Team

Senin, 3 Oktober 2016 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.comrps20161003_151958_108.jpg – Belum selesai penganiayaan yang terjadi di Sumatra atas kekerasan wartawan, kini terjadi kembali kekerasan terhadap pekerja pers yang terjadi di Madiun pada Minggu kemarin (02/10/2016)

Hal ini dikecam serius oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Mereka menggelar aksi atas kekerasan dan menyatakan kekecewaannya terhadap aksi premanisme oknum TNI di Madiun, yang diketahui telah melakukan perampasan alat kerja hingga kekerasan fisik terhadap kontributor NET TV, Sony Misdananto.

Dalam aksinya sejumlah wartawan Gresik juga membuat teater ikal, menjelaskan kekerasan yang sering melanda dikalangan mereka. “Kami hanya menulis berita, bukan mencari musuh,” teriak Sugik yang juga kontributor Surya Online. Sugik juga mengatakan akan mengakomodir seluruh wartawan di Gresik maupun di luar Gresik, akan memboikot semua pemberitaan yang berkaitan dengan sejumlah agenda TNI di nasional maupun di daerah.

Adapun tuntutan para wartawan tersebut. 1. Mengutuk keras tindakan kekerasan oknum TNI, terhadap insan pers. 2. Mendesak panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melalui lemaba yang terkait untuk menindak dan menghukum oknum yang terlibat. 3. Mendesak pemerintah mengembalikan tugas TNI sesuai fungsi sebagai pertahanan negara dengan menjaga tapal batas wilayah NKRI. 4. Mendorong Dewan pers dan juga Komnas HAM RI usut tuntas dan tegas setiap tindakan yang mengancam keselamatan wartawan. 5. Jangan sampai terulang kembali, tindakan kekerasan terhadap jurnalis yang dalam tugasnya dilindungi oleh undang-undang.

Aksi solidaritas tersebut dilakukan di depan kantor balai Wartawan Gresik. Seperti diketahui Kontributor Net TV Sony Misdananto saat melakukan aktivitas peliputan, sedang mengambil gambar konvio PSTH yang menabrak jalan di depan markas. Kemudian ada oknum TNI yang bertindak kekerasan terhadap peserta konvoi. Disaat Sony mengambil gambar, tiba-tiba ada oknum TNI lain, dibelakangnya dan langsung menghajar Sony dengan membabi buta.

Baca Juga :  Relawan Anies Di Gresik Deklarasi

Ika Hidayat juga menjelaskan, kondisinya sekarang luka lebam di pelipis mata sebelah kiri, dan mengalami shok berat. Saat ini Sony tengah diperiksa oleh anggota DENPOM TNI AD Madiun. “Tindakan keswenang-wenangan yang dilakukan oleh onkum TNI terhadap insan jurnalis yang melakukan peliputan, sangat tidak beradab dan membunuh nilai-nilai kebebasan pers di Indonesia yang dilindungi UU No 4 tahun 1999,” kata Ika yang juga Ketua Wartawan Gresik tersebut. (Aam/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17 WIB

Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB