Takbiran Ala Karnaval Ini Cara Pangkah Semarakkan Idul Fitri

- Editorial Team

Sabtu, 24 Juni 2017 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com -Takbiran hari Raya Idul Fitri di desa Pangkahkulon dan Pangkahwetan Ujungpangkah mempunyai cara unik dengan takbir keliling, mereka menggunakan pakaian adat hingga memakai mobil hias bak karnaval 17 Agustus. 

Dalam takbir keliling ini diikuti hampir 7000 warga dari 83 RT desa Pangkahkulon dan Pangkahwetan. Kegiatan tersebut bertempat di Alun-alun Masjid Ainul yaqin Ujungpangkah.

Menurut ketua pelaksana H. Zainal Abidin mengatakan kegiatan itu merupakan sebuah wujud kebersamaan antara dua desa. Selain itu kata dia, takbir keliling dua desa ini merupakan sebagai upaya pemerintah desa agar tidak terjadi bentrok.

“Tahun-tahun lalu selalu bentrok ketika takbir keliling. Alhamdulillah ini (Takbir Keliling) terlaksana dengan baik sehingga tidak ada lagi warga yang konvoi dan bentrok seperti tahun tahun yang lalu” katanya kepada kabargresik.com Sabtu (24/06/2017)

Zainal menambahkan, selain mengerahkan ribuan warga untuk berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut. Untuk mewujudkan kebersaman, mereka juga menggunakan atribut pakaian adat serta mobil hias.

Baca Juga :  Ini Cara Remaja Ujungpangkah Peduli Rohingya

“Itu merupakan kreativitas warga sendiri. Ada yang nemakai baju adat, mobil hias dan lain sebagainya” tandasnya. 

Senada dengan hal itu, Kepala desa Pangkahkulon Ujingpangkah Ahmad Fauron menyambut baik terselenggaranya takbir keliling dua desa tersebut. Ia berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga bisa mewujudkan kebersamaan.

“Ini baru pertama kali, Pangkahkulon dan Pangkahwetan bisa takbir keling. Semoga bisa berkesinambungan sehingga menjadi budaya yang baik” harap Fauron. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Berita Terbaru