Gresik Mampu Menekan Pernikahan Dini, Ini Rahasianya

- Editorial Team

Rabu, 13 Desember 2017 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


kabargresik.com – Kendati Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Gresik mencapai 1,38%, namun Gresik berhasil menekan angka pernikahan dini.
 
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Muhammad Qosim saat membuka acara advokasi pengendalian penduduk tingkat Kecamatan dan desa serta pembinaan masyarakat peduli Keluarga Berencana.
 
Acara yang diikuti oleh sebanyak 500 kader dan Petugal Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se Kabupaten Gresik, berlangsung Wahana Ekspresi Pusponegoro, Rabu (13/12/2017). Turut Hadir pada Kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Hj. Maria Ulfa Sambari, Ketua Dharma Wanita Pemerintah Kabupaten Gresik, Ning Ngesti Utami Joko Sulistiohadi.
 
Dalam penjelasannya Wabup Qosim menyatakan, saat ini ada 250 total pasangan usia subur (PUS) di Gresik. “Ini tugas anda para kader dan PLKB untuk memotivasi mereka agar ikut dalam kepesertaan Keluarga berencana. Silahkan anda data dengan baik dan benar. Anda pantau perkembangannya tiap bulan.” pinta Qosim.   
Pada kesempatan itu, Wabup menyatakan bangga karena kebanyakan masyarakat Gresik menikah diatas usia 20 tahun. Dari tingkat kematangan, pernikahan usia diatas 20 itu menurut Qosim sangat bagus. Hal ini untuk meningkatkan kwalitas pernikahan terutama peningkatan kualitas keturunan.
 
Kepada semuanya Wabup Qosim berharap agar mempersiapkan ledakan penduduk tahun 2020-2030. Pada era tersebut menurutnya jumlah penduduk Indonesia usia 15-55 mencapai 70 persen. “Kita beri penjelasan kepada masyarakat untuk mempersiapkan generasi mandatang dengan kualitas yang lebih baik, agar generasi kita mendatang bisa bersaing dengan masyarakat yang lain” papar Qosim.
 
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Adi Yumanto mengatakan, di Gresik kepesertaan akseptor baru mencapai 28%. Prosentase ini lebih besar disbanding prosentase akseptor KB baru ecara Nasional yang hanya 22%. Adi Yumanto juga menegaskan bahwa masyarakat Gresik jangan takut ber KB.
 
“Baik kaya ataupun miskin, ikut KB gratis. Bilang saja kepada para tenaga medis, minta kontrasepsi yang gratis yang disiapkan oleh Pemerintah”. Tandasnya.
 
Menurut Adi Yumanto, memang beberapa orang menginginkan kontrasepsi yang membeli sendiri (mandiri) dan itu memang dibolehkan. “Tapi Pemerintah juga menyiapkan kontrasepsi yang gratis yang tidak usah membeli. Secara kualitas, fungsinya juga sama” katanya.
 
Sementara Kepala Bagian Humas dan protokol Suyono mengatakan, Pada tahun 2015 Pemkab Gresik pernah mendapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Keluarga Berencana dari Presiden RI. Saat itu jumlah peserta KB aktif di Gresik mencapai 70,1%. (Tik)  

Baca Juga :  Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Harapan di Ujung Keraguan – Girimu

Rabu, 10 Jun 2026 - 03:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:52 WIB

Muhammadiyah Gresik

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Selasa, 9 Jun 2026 - 00:49 WIB