Inovasi SD Al Islam dan Spemaju Cerme Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan

- Editorial Team

Minggu, 31 Agustus 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

(Catatan Visitasi Tim Juri LLSMS di Perguruan Muhammadiyah Cerme)

GIRIMU.COM – Pagi itu pukul 07.45, Jumat (29/8/2025), saya bersama Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Gresik, Dr Andi Rahmad Rahim, SPi, MSi, dan Sekretaris Eksekutif Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik, Mardliyatul Faizun, SS, tiba di Perguruan Muhammadiyah Cerme. Tujuan kami melaksanakan visitasi sekaligus penjurian Lomba Lingkungan Sekolah Muhammadiyah Sehat (LLSMS) ke-3 tahun 2025, sebuah agenda kolaborasi antara Majelis Dikdasmen PNF dan MLH PDM Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak langkah pertama di halaman sekolah, sambutan hangat menyambut kedatangan kami. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga para murid, menata suasana meriah dan penuh keakraban. Tak ketinggalan, iringan musik drumband murid SD Al Islam Cerme membuka suasana dengan keceriaan. Sementara senam Anak Indonesia Hebat dan tari Nusuk—tari tradisional yang menggambarkan aktivitas mencari ikan di tambak—menjadi bukti bahwa seni, budaya, dan kesehatan lingkungan dapat berpadu indah dalam kehidupan sekolah.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cerme, Iqbal Dhohari, MPd, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras semua pihak.

“Persiapannya sudah dua pekan lalu dengan melibatkan orang tua. Saya apresiasi upaya persiapannya. Semoga tidak hanya untuk lomba saja. Tantangannya adalah merawatnya bersama. Lingkungan sekolah yang sudah ditata bisa digunakan untuk semua yang ada di Perguruan Muhammadiyah Cerme,” ungkapnya penuh semangat.

Sementara Dr Andi Rahmad Rahim menekankan pentingnya memperhatikan indikator sekolah sehat, bukan sekadar untuk lomba, tetapi sebagai budaya hidup sehari-hari.

Baca Juga :  Meriah, Secara Bersamaan Perguruan Muhammadiyah Pantenan Panceng Lepas Lepas Siswa MI, MTs, hingga SMA

“Lingkungan yang ramah, banyak pepohonan, makanan yang sehat bergizi. Beberapa indikator penilaian LLSMS ini, yaitu lingkungan sekolah sehat secara umum, taman sekolah yang rindang, kantin sekolah yang higienis, dan toilet sekolah yang bersih,” jelasnya.

Inovasi Lingkungan dari Spemaju Cerme

Menelusuri area SMP Muhammadiyah 7 Cerme (Spemaju), kami menemukan berbagai inovasi menarik. Salah satunya adalah batik ecoprint yang dibuat murid-murid dengan memanfaatkan daun tanaman di sekitar sekolah. Tak hanya sekadar karya seni, ini menjadi media pembelajaran kewirausahaan sekaligus mengajarkan cinta lingkungan.

Selain itu, ada Taman Al Jannah—kebun sekolah yang dikelola berbasis kelas. Setiap kelas bertanggung jawab atas tamannya masing-masing. Mulai dari bunga, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga pohon produktif, seperti nangka dan kelengkeng, semuanya tumbuh subur. Murid-murid bergiliran menyiram dan merawat tanaman, sehingga mereka belajar tanggung jawab sekaligus merasakan keindahan merawat kehidupan.

Kreativitas dan Kesadaran di SD Al Islam Cerme

Di SD Al Islam Cerme, semangat inovasi tak kalah kuat. Ada Reading Corner yang nyaman, ruang kelas yang penuh kreasi siswa, hingga sistem pemilahan sampah yang teratur. Para siswa sudah terbiasa membawa tumbler dengan suplai air galon yang disediakan sekolah. Toilet bersih dengan sabun cair dalam botol di setiap kamar mandi menunjukkan keseriusan menjaga kesehatan. Hampir setiap sudut dan ruang di sekolah dihiasi tanaman hidup, menciptakan suasana yang segar dan menenangkan.

Baca Juga :  Darul Arqom, Kolaborasikan Majelis Pendidikan Kader PCM dan PCA Dukun

Saya melihat, bahwa apa yang dilakukan SD Al Islam dan Spemaju Cerme adalah upaya untuk memberikan kenyamanan belajar di lingkungan sekolah. Inovasi yang lahir di sekolah ini sesungguhnya adalah praktik pendidikan karakter yang nyata—anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.

LLSMS sejatinya bukan hanya agenda kompetisi antarsekolah Muhammadiyah, tetapi juga gerakan kultural untuk membentuk budaya sehat, bersih, dan berdaya guna di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Bila hal-hal kecil seperti menanam, memilah sampah, atau menjaga kebersihan toilet dilakukan secara konsisten, maka generasi yang lahir dari sekolah Muhammadiyah akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, peduli, dan berkarakter.

Inovasi-inovasi seperti ecoprint, taman taman kelas, hingga kebiasaan menggunakan tumbler adalah bukti, bahwa sekolah mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pendidikan lingkungan dan kewirausahaan. Harapannya, praktik baik ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah yang lain.

Saya percaya, sekolah yang sehat dan ramah lingkungan bukan hanya melahirkan siswa yang cerdas, tetapi juga membentuk generasi berkarakter kuat yang siap menjaga bumi dan memimpin masa depan. (*)

Penulis: M. Fadloli Aziz, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PDM Gresik


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:53 WIB

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:49 WIB

MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB