Jalan Raya Manyar Segera Dilebarkan Warung-Warung Akan Direlokasi

- Editorial Team

Selasa, 14 Juni 2022 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik kios di jalan raya Manyar Gresik mengikuti sosialisasi pelebaran jalan di kantor kecamantan Manyar.

Pemilik kios di jalan raya Manyar Gresik mengikuti sosialisasi pelebaran jalan di kantor kecamantan Manyar.

Rencana pelebaran jalan Raya Manyar segera terealisasi. Sebab, pelebaran jalan Raya Manyar ini sudah masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Sehingga Pemerintah Kabupaten Gresik harus mendukung.

Pemkab Gresik juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat terdampak di Pendopo Kecamatan Manyar. Dalam pidato nya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, pelebaran Jalan Raya Manyar itu untuk kepentingan masyarakat luas. Pelebaran jalan nasional itu akan dibiayai oleh pemerintah pusat.

“Pemkab Gresik mendukung percepatan pelebaran jalan dengan melakukan pembebasan lahan,”kata Fandi Akhmad Yani saat sosialisasi, Selasa (14/06).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedagang akan mendapatkan tempat baru gratis

Sosialisasi dihadiri perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Sentot Wijayanto, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta ratusan pedagang. 

“Pedagang yang memiliki surat kepemilikan lahan yang sah akan mendapatkan ganti rugi.” Tegas Yani.

Sebaliknya, pedagang yang tidak memiliki hak kepemilikan lahan, pemerintah tidak bisa memberikan ganti rugi. Karena lahan yang ditempati milik negara. Akan tetapi,  masyarakat atau pedagang tidak perlu risau. Sebab, pihaknya tetap tidak ingin menyengsarakan masyarakat.

Baca Juga :  Bantuan Asuransi Nelayan Gresik 2017 Belum Jelas

“Pemerintah akan merelokasi. Pembangunan kios baru di tempat relokasi gratis. Tempat relokasi nanti representatif karena akan dilengkapi fasilitas umum yang memadai serta lahan parkir luas, musholla, dan ada arena permainan,”tegasnya.

Tempat relokasi berada di lapangan yang berada dipinggir jalan raya. Gus Yani sapaan akrabnya, meminta kepada para pedagang yang bakal terkena imbas pelebaran jalan nasional itu segera mendaftarkan ke kantor kecamatan Manyar. Dalam sosialisasi itu, mayoritas pedagang yang selama ini berjualan di bahu jalan sepakat untuk direlokasi.

Camat Manyar Zainul Arifin menambahkan pihaknya telah melakukan validasi bangunan sepanjang jalan Raya Manyar yang terimbas pelebaran jalan tersebut.

“Berdasarkan tahapan validasi ada sebanyak 199 kios. Dari 199 kios itu, sebanyak 70 kios milik warga Manyar. Sedangkan sisanya sekitar 120-an ialah warga luar,”ujar Zainul. 

Baca Juga :  Pemkab Gresik Dapat Penghargaan Dari Kemendikbud

Meski sebagian besar pedagang menyetujui rencana pelebaran jalan Raya Manyar. Ada beberapa warga yang kurang setuju. Karena mereka takut usahanya nanti di tempat yang baru tidak sebagus di tempat yang lama.

Baca Juga : Kran Air Gudang  Unit Reaksi Cepat (URC) Bima  DPUTR Gresik Disegel

Namun Gus Yani meyakinkan kepada warga yang terdampak bahwa tempat yang baru lebih layak untuk dijadikan tempat bisnis karena lokasinya tetap di pinggir jalan raya Manyar namun lebih representative.

“Sekali lagi jangan khawatir, kita semua ingin warga bisa berdaya dengan bisnis yang ada, ayo kita sama-sama ramaikan tempat baru tersebut,” tegas Yani.

Pelebaran jalan raya Manyar ini yang semula 2 lajur, nantinya menjadi 4 lajur, dengan median jalan (trotoar) 3 meter yang menelan anggaran 15 Miliar, dengan panjang 3,7 Km. Rencana awal dikerjakan 1 – 2,5 Km. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Classmeeting II Smamio: Tiga Hari Penuh Kebersamaan, Tawa, dan Eksplor Talenta

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Serunya Game di Tengah Padatnya Agenda Perkemahan SD Almadany

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:02 WIB

Muhammadiyah Gresik

45 Siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti Wisuda Tahfidz Juz 30

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:00 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spem Eight Gresik Kirim Siswa Terbaik ke Seleksi OSN 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:00 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pelepasan Siswa SD Almadany Gresik Berlangsung Haru

Jumat, 12 Jun 2026 - 09:59 WIB