Kemarau Panjang, warga Indrodelik Melakukan Bersih Telaga

- Editorial Team

Jumat, 9 Oktober 2009 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarau panjang tahun ini membuat warga desa Indrodelik kecamatan Bungah Gresik kesulitan air, untuk itu mereka membuat tradisi bersih telaga.

Diawali dengan menggelar pencak macan, ratusan warga dusun Gunungsari desa Indrodelik kecamatan Bungah Gresik melakukan tradisi bersih telaga, tradisi tahunan ini dimaksudkan untuk membersihkan telaga yang ada di desanya dari kotoran sa-at telaga dalam kondisi kering akibat kemarau panjang.

Setelah pencak macan digelar, ratusan warga melakukan do-a bersama ditengah telaga. acara ditutup dengan minum dawet bersama sebagai simbul permohonan kepada pencipta untuk segera menurunkan hujan.

Selaga yang ada di pinggir dusun ini setiap harinya digunakan oleh sekitar lima ratus warganya untuk keperluan sehari-hari mulai mandi, minum, memasak sampai kebutuhan air untuk ternaknya. sa-at telaga kering, warga terpaksa membeli air dari mobil tangki yang menjual air di desanya.

Baca Juga :  Festival Nasi Krawu Vol. 3 Siap Digelar di Wagos Gresik, Sajikan 1.000 Bungkus Gratis

Muhtasan, tokoh masyarakat setempat saat dikonfirmasi di lokasi bersih telaga mengatakan, setiap keluarga di desa ini sekarang harus mengeluarkan anggaran ekstra untuk membeli air setiap hari minimal sepuluh ribu rupiah.

Sayangnya pihak pemkab Gresik belum merespon keresahan warga akibat kekeringan panjang ini, sehingga droping air bersih dari pemkab belum ada di desa Indrodelik.(sutikhon)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Tabletop Game Evening Lucky Crumbling game Analog-Digital Blend in Canada
Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Rabu, 9 September 2026 - 04:41 WIB

Tabletop Game Evening Lucky Crumbling game Analog-Digital Blend in Canada

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB