Kepala SKPD Dikenalkam JIIPE

- Editorial Team

Senin, 17 Oktober 2016 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jpekabargresik.com – Untuk mensosialisasikan keberadaan Pelabuhan International, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mengajak semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengunjungi Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE), Senin (17/10/2016).

Mula-mula rombongan pejabat Pemkab Gresik ini menyusuri seluruh ruas jalan pelabuhan sepanjang kurang lebih 11 km menuju dermaga. Pulau kecil buatan yang dipakai sebagai dermaga ini luasnya 80 hektar. Tempat ini tampak sudah siap dengan berbagai lahan kosong di kanan kirinya. Disana sudah ada jembatan timbang serta bangunan semi permanen yang ditempati beberapa orang dari PT Berlian Manyar Sejahtera sebagai operator pengelola pelabuhan.

Selain itu, sarana prasarana lain berupa mobile crane, hooper dan grabe tampak juga sudah tersedia. “Sejak keluarnya ijin dari Kementerian Perhubungan, sampai saat ini sudah ada 17 kapal besar baik kapal antar pulau maupun antar negara yang sudah berlabuh di dermaga JIIPE ini” ungkap Sambari yang didampingi kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono.

Selanjutnya Bupati membawa rombongan ke kantor JIIPE yang berjarak sekitar 4 kilometer dari dermaga. Disini rombongan disambut pihak manajemen JIIPE. Didampingi Wahyu Widodo dari pihak manajemen rombongan Pejabat pemkab Gresik ini melihat maket Pelabuhan seluas sekitar 3 ribu hektar tersebut. “Kami menyiapkan areal industry seluas 1760 hektar di areal ini” ungkap Wahyu sambil menunjuk pada lahan ditengah maket.

Baca Juga :  Tunggu E-KTP, Yang Lama Masih Berlaku

Wahyu juga menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun 7 (tujuh) telaga buatan dengan luas total 42 hektar. “Telaga buatan ini kami peruntukkan untuk keseimbangan lingkungan selain sebagai lahan untuk tangkapan air. Telaga yang di sebelah ini yang terkecil hanya 2,4 hektar” ungkapnya sambal menunjuk telaga yang ada disebelah kantor manajemen.

Wahyu juga menambahkan bahwa pada tahun 2017 nanti akan ada penambahan alat kepelabuhan. “Kami pastikan ada tiga unit alat bongkar muat yang akan melengkapi JIIPE ini. Selain itu, kami akan membangun railway double track, membangun jalan seluas 3,5 km yang akan tersambung dengan tol langsung menuju pelabuhan” paparnya. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB