Maulidan Kurang Semarak Sambari Ingin Gaya Kampung

Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto berharap agar pada peringatan Maulid yang akan datang PNS yang hadir bawa hidangan dalam nampan seperti yang ada di kampung-kampung. Harapan Bupati ini disampaikan saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke 1434 H, Rabu (30/1) di Masjid Al Innabah di Lingkungan kantor Bupati Gresik. “Saya ingin peringatan Maulid ini seperti tradisi yang ada di kampung dan desa yang ada di Gresik. Bahwa setiap acara Maulid ada hidangan lengser (nampan) yang dibawa oleh masing-masing jemaah” katanya.
Harapan Bupati ini tak berlebihan, selain untuk melestarikan tradisi Maulid yang berlaku di kampung-kampung di Gresik. Juga memberi kesan peringatan Maulid ini sebagai perwujudan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Kalau pakai hidangan lengser dan ada acara saling berbagi, bertukar dan berebut, pasti akan tercipta kemeriahan sekaligus terlihat guyub dan bersatu”katanya lagi.
Harapan Bupati tersebut serempak disambut gembira oleh segenap hadirin yang hadir pada peringatan tersebut. Belum selesai Bupati memberi sambutan, tampak beberapa ibu yang mulai kasak-kusuk berceritera tentang peringatan Maulid di kampungnya masing-masing. “Pasti akan ramai dan semarak, apabila ada rebutan makanan seperti anak-anak yang ada di Kampung-kampung” ujar Desy pada beberapa temannya.

#

Selain dihadiri oleh sekitar 500 orang PNS di lingkungan Kantor Bupati Gresik. Pada peringatan Maulid yang dilaksanakan di Masjid komplek Kantor Bupati Gresik ini juga dihadiri segenap Muspida, Pejabat se Kabupaten Gresik, serta tokoh Masyarakat dan tokoh agama setempat. Tampak juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH. Khusnan Ali hadir dan memberikan ceramah Maulid.

Dalam ceramahnya, Khusnan Ali menyatakan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan ummat yang harus tetap dijaga dan dilaksanakan. Dia juga mengingatkan untuk selalu meneladani jejak dan perilaku Rasulullah SAW. “Saya juga mendukung ide Bupati Gresik bahwa peringatan Maulid tahun yang akan datang dengan membawa hidangan lengser. Hal ini untuk menambah persatuan dan kesatuan umat Islam Di Lingkungan Karyawan Pemerintah Kabupaten Gresik” katanya. (tik)

About Editor02

Check Also

Ini Alasan DPUTR Tidak Bayar Air Giri Tirta Selama 6 Bulan

Gudang  Unit Reaksi Cepat (URC) Bima DPUTR Gresik, di Jalan Dr. Wahidin Kebomas tak dialiri air dari Perumda Giri Tirta, pasalnya menunggak tagihan air selama 6 bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.