Muncul Wabah PMK: Pemkab Gresik Upayakan Bantuan Untuk Peternak Sapi

- Editorial Team

Selasa, 10 Mei 2022 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati yang daerahnya telah terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) menjadi Garda terdepan dalam penanganan virus yang menyerang hewan sapi melalui udara tersebut. Apalagi sekarang pemerintah sudah menyatakan PMK menjadi Kejadian Luar biasa (KLB).

Demikian pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat berkunjung di PT Polowijo Gosari Gresik kepada wartawan, Selasa (10/4/2022).

Syahrul Yasin Limpo juga memastikan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang mewabah di Jawa Timur tidak menular ke manusia. Penyakit tersebut, kata dia, hanya menular pada hewan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyakit ini (mulut dan kuku) tidak menular ke manusia dan diperkuat oleh Menkes (Menteri Kesehatan) saat ratas (rapat terbatas) bersama Presiden (Joko Widodo) kemarin. Ini menjadi hal yang sangat penting,” ujar Syahrul.

Syahrul mengatakan Kementerian Pertanian melalui Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) di Surabaya sedang melakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini untuk memastikan tingkat dan jenis serotipe PMK yang teridentifikasi di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Baca Juga :  Le rôle stratégique des jeux interactifs comme Plinko Arcade Drop Game dans l'engagement digital

“Kita harap hari ini atau besok akan keluar hasilnya,” ujarnya.

Menurut Syahrul, dengan hasil laboratorium tersebut, pemerintah akan lebih mudah menentukan vaksin yang tepat bagi ternak. Ia berharap penentuan vaksin dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di dalam negeri.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga  akan melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran PMK sehingga tidak meluas di Jawa Timur. Langkah tersebut ialah penerapan isolasi berbasis kandang.

“Isolasinya berbasis kandang, karantina berbasis kandang jadi yang sudah ada symptomatic gejalanya jangan dibawa keluar kandang, kita koordinasikan dengan Pak Mentan supaya ketersediaan obat-obatan, analgesik, antibiotik, dan vitamin tercukupi,” ujar Khofifah.

Sementara itu Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani mengatakan sudah menyiapkan langkah-langkah antisipatif terkait wabah PMK di Gresik.

“Kami sudah lakukan koordinasi dengan camat untuk memvalidasi data peternak terutama sapi didaerahnya sehingga bisa melakukan upaya yang terukur dan sistematis” jelas Yani.

Baca Juga :  2 Siswi MTS Tewas Dibunuh

Yani juga berencana akan membantu peternak yang sedang mengalami kematian hewan ternaknya karena penyakit PMK.

“Kami sedang koordinasi dengan banyak pihak untuk penanganan Penyakit PMK ini, baik dengan kampus, dinas terkait dan petugas lapangan. Dan kami juga mengusahakan upaya memperingan beban peternak yang sedang mendapat musibah, namun ini masih harus dikoordinasikan agar tidak menyalahi aturan” kata Yani.

Sementara itu dari ribuan sapi yang terpapar PMK di Indonesia baru tercatat 30 ekor yang mati.

Di Gresik sendiri dari 729 sapi yang terpapar penyakit PMK 13 yang mati.

Sementara itu upaya Pemkab Gresik telah melakukan penutupan sementara pasar sapi di beberapa kecamatan dan pemberian vitamin kepada sapi-sapi yang ada.

Penyakit PMK ini diharapkan tidak mengganggu stok daging sapi secara nasional. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 8 September 2026 - 14:39 WIB

Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

Berita Desa

UPZ Lowayu dan Klinik Annahdlah Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:05 WIB

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB