Pasien Di Wisma Atlit Terus Bertambah

- Editorial Team

Selasa, 24 Maret 2020 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ; Kompas

foto ; Kompas

foto ; Kompas
Pembangunan rumah sakit darurat di wisma atlit, Kemayoran jakarta bukan untuk gagah-gagahan, namun trobosan pemerintah untuk mengatasi lonjakan pasien COVID 19.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bahwa wisma atlet diharapkan mampu mengatasi lonjakan jumlah masyarakat yang diduga terpapar corona.

“Keberadaan wisma atlet ini bukan berarti gaya-gayaan, tapi ini salah satu terobosan presiden untuk memastikan ketika ada kesulitan di lapangan, misal RS lain penuh, ini ada alternatifnya,” ujar Erick saat konferensi digital di Jakarta, Selasa (24/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erick mengatakan peningkatan jumlah pasien di wisma atlet terjadi sejak pertama dibuka, dari 21 pasien menjadi 102 pasien per pagi tadi. Erick mengaku terus memonitoring situasi yang terjadi di wisma atlet.

Baca Juga :  Darurat Saat Mudik Peserta BPJS Bisa Tanpa Rujukan

“Saya terus pantau keadaan wisma atlet, saya juga cukup risau, manusiawi, ketika jumlah pasien dari 21 menjadi 102 pasien, ini saya juga belum cek lagi hari ini,” ucap Erick.

Sementara itu staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga juga menyatakan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, yang menjadi rumah sakit darurat untuk menangani pandemi Virus Corona akan kelabakan bila harus menampung sekitar 8.000 pasien positif Covid-19.

Hal itu ia sampaikan berdasarkan prediksi dari para pakar di ITB yang menyatakan kasus virus corona di Indonesia bisa mencapai 8.000 kasus.

“Jadi tidak semua bisa diserbu ke rumah sakit Wisma Atlet semua, kalau melihat peak-nya yang dikatakan kawan-kawan ITB sampai 8.000 sampai sekian, itu kita kelabakan juga,” kata Arya saat menggelar konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta, Selasa (24/3).

Baca Juga :  [Breaking News] Warkop Di Gresik Kembali Tutup Pukul 20.00 Wib.

Dia pun menyatakan pemerintah akan melakukan distribusi pasien ke pelbagai rumah sakit berdasarkan derajat kondisi pasien.

Bagi pasien yang positif Corona namun masih sehat, kata Arya, pemerintah berharap mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara, pasien positif Covid-19 yang kondisinya parah akan dirujuk ke RS Wisma Atlet.

“Tapi yang memang parah sekali masuk RS Pertamina Jaya atau ke RS rujukan lainnya. Jadi ada tahapan-tahapan,” kata dia.

Diketahui, pemerintah sendiri sudah menyiapkan RS Pertamina Jaya sebagai RS rujukan pasien positif corona. (rep/cnn/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Dalam Kemahiran, 1.200 Siswa Padati MDTC Panceng 

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:13 WIB