Pemdes Bedanten Rawat Seni Pencak Garuda Hitam

- Editorial Team

Kamis, 27 April 2023 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Pemerintah Desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik berkomitmen memajukan seni budaya yang sudah ada sejak lama. Salah satunya memfasilitasi perguruan silat Garuda Hitam.

Salah satu tradisi peninggalan leluhur Desa Bedanten Bungah, adalah seni bela diri atau Pencak Silat “Garuda Hitam” yang telah berusia 1 Abad lebih. 

Kepala Desa Bedanten Bungah Abdul Majid mendukung penuh kegiatan nguri-uri seni budaya Pencak silat yang telah berusia lebih dari 1 Abad itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan yang tak kalah penting, mari kita bersama-sama, terutama generasi penerus tunas-tunas muda, istiqomah menjaga dan  merawat tradisi yang ditinggalkan oleh para leluhur Desa Bedanten berupa pencak silat  sejak ratusan tahun yang lalu,” pesannya saat Halalbihalal Harlah 101 IPSI Garuda Hitam Bedanten, Rabu (26/4/2023).

Baca Juga :  Rumah Aktivis Buruh KSPI Dilempari Bondet

Kades Majid berpesan agar tetap saling menjaga tali Ukhuwah Islamiyah antar warga pada umumnya, dan antar perguruan silat pada khususnya. Mengingat akhir-akhir  ini marak tawuran antar perguruan silat. 

“Desa Bedanten, sejak lama dikenal kaya akan beragam tradisi seni budaya peninggalan para leluhur desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Abdul Haris mengatakan, Garuda Hitam” kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Balai Desa Bedanten Bungah Gresik ini diikuti ratusan pendekar dari 20 ranting Perguruan Silat yang ada di wilayah Kecamatan Bungah dan Manyar pada hari Senin, 23 April 2023.

Baca Juga :  Bangun Pabrik - Mitra Tirta Buwana Bidik Dana IPO Rp 29,7 Miliar

“Karena momen Harlah dirangkai dengan Halalbihalal, tak pelak, ribuan warga Bedanten dari dalam desa maupun luar desa tumplek blek menyaksikan Pentas Seni Pencak Silat yang telah berusia lebih dari 1 Abad,” terangnya.

Abdul Haris berharap, seni bela diri yang ada sejak dulu ini harus terus dijaga dan tetap dilestarikan. “Dan sesama pendekar tetap kompak dan saling jaga silaturahm, khususnya di wilayah Kecamatan Bungah dan sekitarnya,” lanjutnya. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17 WIB

Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Bertahan dan Berdiri Kokoh di Tengah Gempuran Modernisasi Pendidikan

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:28 WIB