Proyek Rehab SDN Balikterus Molor, Siswa Belajar di Tenda

- Editorial Team

Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, kabargresik.com – Proyek rehabilitasi ruang kelas di UPT SDN 325 Gresik (SDN Balikterus 1 Sangkapura), Pulau Bawean, belum juga rampung meski sudah melewati tenggat waktu. Akibatnya, sejumlah siswa terpaksa belajar di luar ruang kelas menggunakan tenda dan sebagian di perpustakaan sekolah.

Pantauan di lokasi, pekerjaan perbaikan masih mangkrak. Selama tiga hari terakhir tidak ada aktivitas pekerja di area proyek. Material bangunan tampak belum dipasang, lantai belum berkeramik, dan dinding masih belum diselesaikan dengan rapi.

Proyek dengan nilai kontrak Rp363 juta dari APBD 2025 ini dikerjakan oleh CV Prima Engineering dengan masa kerja 90 hari sejak pertengahan Mei lalu. Seharusnya, proyek rehabilitasi ruang kelas IV, V, VI, dan ruang kantor sudah selesai pada Agustus, namun hingga pertengahan Oktober belum tuntas.

Kepala UPT SDN 325 Gresik, Ahmad Arabi, membenarkan adanya keterlambatan pekerjaan oleh pihak kontraktor.

“Katanya ada kendala transportasi kapal untuk pengiriman material bangunan,” ujarnya, Jumat (17/10).

Ia menambahkan, pihak sekolah sudah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas Pendidikan Gresik dan pihak pelaksana proyek.

“Dinas sudah memberikan teguran kepada pemborong, dan mereka berjanji dalam dua minggu ke depan bisa menyelesaikan pekerjaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  MI Alkarimi Tebuwung Pertahankan Gelar Juara Umum di Maskumambang Scout Competition 2025

Menurutnya, pekerjaan yang belum dilakukan mencakup pemasangan keramik dan plafon. “Tidak ada tambahan bangunan, hanya tiga ruang kelas dan satu kantor,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik, Herawan Eka Kusuma, memastikan pihak kontraktor sudah dijatuhi denda karena melewati batas waktu pengerjaan.

“Kalau nanti tetap tidak selesai, kami akan putus kontrak dan blacklist perusahaannya,” tegasnya.

Proyek sekolah di Desa Balikterus, Kecamatan Sangkapura ini diketahui dimenangkan oleh CV Prima Engineering asal Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi
Purnabakti ASN SD Benjeng Dilepas Budaya Gatotkaca
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa
Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital
MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak
SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81
Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Purnabakti ASN SD Benjeng Dilepas Budaya Gatotkaca

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 September 2026 - 16:55 WIB

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB