Ribuan Warga Padati Ruwat Desa Cangkir: Arak-arakan Tumpeng Raksasa dan Ogoh-ogoh Naga Jadi Daya Tarik Utama

- Editorial Team

Minggu, 16 Februari 2025 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pengunjung memadati Jalan Raya Driyorejo, Gresik, pada Sabtu (15/2/2025). Mereka menyaksikan arak-arakan tumpeng raksasa yang digotong oleh pemuda Desa Cangkir sebagai bagian dari acara Ruwat Desa. Kegiatan ini menjadi daya tarik utama dan menyita perhatian warga serta pengguna jalan.
Delapan tumpeng raksasa berisi buah-buahan, sayuran, hasil bumi, gerabah, alat rumah tangga, hingga nasi menjadi simbol syukur atas rezeki yang melimpah. Selain tumpeng, ogoh-ogoh berbentuk naga juga diarak keliling kampung oleh Paguyuban Putro Wayah Bumi Cangkir, menambah semarak acara sedekah bumi ini.
Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran perkusi dan marching band. Warga pun antusias berebut gunungan yang telah didoakan, sebagai wujud partisipasi dan harapan keberkahan.
“Saya rela berdesak-desakan demi dapetin gunungan itu, rasanya senang bisa berpartisipasi,” ungkap salah satu warga yang ikut berebut gunungan.
Ketua Pelaksana Ruwat Desa Cangkir 2025, Aris, menjelaskan bahwa acara ini merupakan tradisi budaya tahunan sebagai wujud syukur atas rezeki. “Tradisi yang juga menjadi ajang ruwat desa itu digelar setiap tahun. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk syukur masyarakat atas rejeki yang diberikan Tuhan. Selalu diadakan pada bulan ruwah atau menjelang Ramadan,” jelasnya.
Aris berharap acara ini dapat terus berlangsung meriah di tahun-tahun mendatang, sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi dan memeriahkan desa. “Semoga di tahun depan, kegiatan ini bisa terselenggara kembali lebih meriah. Tujuan acara ini kan memeriahkan Desa dan rasa syukur atas rejeki kami, masyarakat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Hariyanto, Seksi Kirab Budaya Ruwat Desa Cangkir 2025, mengungkapkan bahwa pemilihan ogoh-ogoh selalu berbeda setiap tahunnya. “Pemilihan ogoh-ogoh ini berbeda tiap tahunnya. Tahun ini naga, tahun kemarin nuansa Bali ogoh-ogoh nya. Ini dilakukan agar masyarakat tidak bosan dan bisa bervariasi,” pungkasnya.
Ruwat Desa Cangkir tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga. Kegiatan ini menjadi momentum untuk bersyukur, berbagi, dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Informasi Tambahan:
Selain arak-arakan tumpeng dan ogoh-ogoh, Ruwat Desa Cangkir juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain, seperti pertunjukan seni, pasar malam, dan hiburan rakyat. Acara ini menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan keunikan tradisi budaya Gresik.

Baca Juga :  160 Emak-Emak Meriahkan Tarik Tambang di Sidoraharjo

#RuwatDesaCangkir #Gresik #Tradisi #Budaya #Kabargresik

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel
Kantor Desa Sidoraharjo Gresik Mirip Istana Negara
Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Dari Dua Gang Kecil, Lahir Gagasan Besar: Kisah RT Affiliate di Ngawen Sidayu
Setelah Dua Tahun Vakum, BPD Wringinanom Konsolidasi di Prigen
Perempuan Desa Didorong Melek Keamanan Digital
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:21 WIB

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:17 WIB

Kantor Desa Sidoraharjo Gresik Mirip Istana Negara

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:58 WIB

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB