Rumah Subsidi Rp 100 Jutaan Di Kedamean Diserbu Pembeli

- Editorial Team

Senin, 28 Maret 2022 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat tidak terkecuali bagi mereka yang penghasilannya pas-pasan, tren membeli rumah bersubsidi menjadi pilihan bagi warga Gresik, seperti di perusahaan wilayah Kedamean, rumah subsidi seharga Rp 100 jutaan ramai diminati pembeli.

Wilayah Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik dianggap menjadi kawasan hunian yang sedang diburu. Beberapa developer perumahan skala nasional juga telah menanam proyeknya di Kedamean.

Keberadaan pintu TOL Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) di Kecamatan Kedamean membuat kawasan perumahan ini sangat strategis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembeli rumah bersubsidi di Kedamean harus rela antri untuk mendapatkan pelayanan KPR. (Foto: istimewa)

Grand Kedamean Regency membangun sekitar seribu unit rumah di atas lahan seluas 15 hektar, pada tahap pertama.

Dari jumlah itu, 400 rumah dikategorikan rumah subsidi dengan harga jual 100 juta-an. Sementara 600-an rumah berjenis non subsidi, dijual dengan harga Rp. 190 juta ke atas sesuai ukuran bangunan dan tanah.

Baca Juga :  Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Ratusan orang rela mengantri untuk memenuhi undangan dari pihak developer di perumahan Grand Kedamean Regency (GKR), Gresik, Minggu pagi (27/3/2022). Mulai dari melakukan akad pembelian rumah di depan notaris yang dihadirkan. Ada juga yang datang untuk serah terima kunci rumah.

Pembeli cukup membayar uang tanda jadi (UTJ) dan DP Rp 10 juta sudah bisa langsung akad. Serah terima paling cepat bulan Juni besok.

“Total untuk hari ini ada 120 unit rumah yang diserah terimakan ke pembeli,” ucap Yauri Paulus selaku direktur Berkat Jaya Development sebagai pengembang perumahan.

Hal ini menunjukkan pertumbuhann transaksi ekonomi pasca pandemi mulai terasa di sektor bisnis properti.

Kepercayaan membaiknya daya beli properti juga tampak pada raihan penjualan di Grand Kedamean Regency yang makin membaik.

Baca Juga :  Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Investment Opportunity dalam East Java Investment Forum 2024

Seleksi debitur dilakukan cukup ketat oleh pihak bank pemberi Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Optimisme pergerakan ekonomi di sektor hunian ini juga dirasakan pihak perbankan. Sehingga Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Bangkalan, yang menjadi mitra proyek perumahan Grand Kedamean Regency menyambut baik akad masal ini.

“Kondisi pandemi kemarin mereka (pembeli) masih dapat bekerja, maka kita yakini setelah pandemi selesai, pasti jauh lebih baik ekonominya,” terang Kepala Cabang BTN, Hadian Helmi Irawan yang hadir pada kegiatan akad masal ini.

Pengajuan KPR diakui berangsur menguat pasca pandemi melandai. Itu juga yang meningkatkan kepercayaan perbankan terhadap pengajuan KPR belakangan ini.

“Maka itu dasar kami untuk memberikan kepecayaan kepada masyarakat,” tambah Hadian Helmi. (Her)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB