Sahabat SQ Bikin Lomba Catur Di Kecamatan

wpid-img_20150410_211214.jpg
Suhanto, ketua panitia lomba catur yang diselenggarakan Sahabat SQ yang akan dimulai 18 April 2015 saat merelease acara di warung kopi AGP Kebomas. (Foto: tikon/kabargresik)
#

Kabargresik_ Pasangan Bacabup dan Bacawabup Sambari Qosim  mulai melakukan pemanasan mesin.  Sayap relawan Sahabat SQ bekerjasama dengan Kuda Kayu mengadakan lomba catur untuk komunitas warung kopi,  sayangnya kegiatan yang digagas ini menggunakan fasilitas pemerintahan daerah.

Kegiatan yang akan dimulai pada tanggal 19 April ini menurut ketua panitia Suhanto bertujuan untuk meminimalisir kriminalitas dan  kegiatan asusila yang kerap terjadi di beberapa warung kopi di Gresik.

Namun sayangnya kegiatan ini ditempatkan bukan  di warung kopi tetapi lomba catur akan di tempatkan di kantor kecamatan di 16 kecamatan yang ada di Gresik. Jadi antara konsep acara dengan pelaksanaan tidak nyambung.

Suhanto saat dikonfirmasi terkait keberadaan lokasi pertandingan yang berada di kantor kecamatan tidak di warung kopi beralasan, karena dikhawatirkan peserta membludak dan perlu lokasi yang lebih luas.

” sengaja kami letakkan di kantor kecamatan karena kami kesulitan untuk mencari warung kopi yang luas.” ujar Suhanto.

Padahal dari pantauan lapangan yang dilakukan kabargresik. Com tiap kecamatan ada warung kopi yang menyiapkan lokasi papan catur yang diletakkan di meja-meja khusus. Di Dukun ada di sebelah selatan pasar Dukun, Sidayu di Alon-alon Sidayu, Bungah ada di samping utara SMPN Bungah, Manyar di samping SPBE, Gresik berada di depan WEP dan masih banyak lagi.

Kejuaraan  catur bertajuk Gresik Master Chess (GMC) ini Piala Bupati.

Kegiatan ini rencananya akan di buka pada 19 April 2015 besok di Kecamatan Kebomas, dan akan berpindah pindah ke Kecamatan lain tiap minggunya.

“Gresik master Chess ini kita gelar antara April sampai Juni, dan pertandingan dilaksanakan di kantor Kecamatan masing masing, dan kita berharap peserta dari semua lapisan masyarakat, kan banyak orang yang biasa main catur di warung – warung kopi” ujar Suhanto, ketua pelaksana kejuaraan ini (10/04).

Panitia penyelenggara menyediakan total hadiah 40 juta rupiah dalam perlombaan ini, untuk catur Juara pertama mendapat uang pembinaan sebesar Rp 5.000.000. (Ghofar)

Editor: Sutikhon

About Editor02

Check Also

Kasus Manusia Menikah Dengan kambing: Pelapor Belum Menerima Salinan SPDP

# Para pelapor dugaan penistaan agama dalam pernikahan manusia dengan  kambing di Desa Jogodalu, Kec. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.