Sidak DLH Gresik: Tiga Pabrik Terindikasi Langgar Aturan Limbah B3

- Editorial Team

Selasa, 14 Januari 2025 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pabrik di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, diduga membuang limbah cair secara sembarangan. Dugaan tersebut mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik dan Komisi III DPRD Kabupaten Gresik untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi, Senin (13/01/2025).

Ketiga pabrik yang disidak adalah PT. Hawila Utama Box, UD. Wahyu Harto Agung, dan CV. Berkat Wida Abadi. Hasil inspeksi mengungkap sejumlah pelanggaran terkait pengelolaan limbah di masing-masing lokasi.

Pelanggaran yang Ditemukan

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Gresik, Zauji, menyebutkan bahwa PT. Hawila Utama Box telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tetapi tidak dilengkapi dengan persetujuan teknis baku mutu air limbah dan sertifikat laik operasi (SLO). Selain itu, limbah B3 seperti minyak pelumas bekas dan sludge tinta tidak disimpan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang sesuai.

“Limbah seperti kemasan bekas B3 dan limbah terkontaminasi B3 diletakkan di lahan terbuka. Ini melanggar aturan teknis penyimpanan limbah B3,” kata Zauji.

Di UD. Wahyu Harto Agung, tim menemukan limbah B3 dari proses pencucian tinta, seperti kain majun dan sarung tangan terkontaminasi, tidak disimpan di TPS sesuai standar. Sementara itu, CV. Berkat Wida Abadi diketahui menghasilkan sludge tinta yang tidak diangkut secara rutin oleh pihak ketiga dan belum memiliki IPAL.

“Di sini ada bak penampungan sludge tinta, tetapi pengangkutannya tidak dilakukan secara rutin, dan IPAL juga belum tersedia,” ungkap Zauji.

Langkah Tindak Lanjut

DLH Gresik tidak hanya melakukan inspeksi, tetapi juga mengambil sampel air untuk diuji kualitasnya di laboratorium. Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, menjelaskan, “Kami telah mengambil sampel air limbah dari saluran perusahaan serta di hulu dan hilir drainase depan perusahaan untuk diuji kualitasnya.”

Baca Juga :  3 Mahasiswa Tenggelam Saat Tanam Mangrove

Sebagai tindak lanjut, DLH memberikan surat peringatan kepada UD. Wahyu Harto Agung, sedangkan PT. Hawila Utama Box dan CV. Berkat Wida Abadi dikenakan sanksi administratif.

“Kami mengimbau agar pabrik-pabrik di Gresik mematuhi aturan pengelolaan limbah. Jika pelanggaran serius ditemukan, izin usaha bisa dicabut atau perusahaan ditutup sesuai undang-undang,” tegas Subaidah.

DLH juga berencana melakukan pengawasan lanjutan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan lingkungan hidup. “Besok kami akan melakukan pengawasan lagi ke tiga lokasi,” tutup Zauji.

Penulis : Tiko

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 575 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB