Uji Sahih RUU Pengupahan 2 Anggota DPD Bikin Seminar Di Gresik.

- Editorial Team

Senin, 2 Oktober 2017 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto merasa was-was terhadap iklim investasi di Gresik kalau upah pekerha terus naik.

Dalam hal upah buruh, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meminta agar para buruh tak hanya berpikir upah tinggi namun hanya bekerja sesaat, namun bisa berpikir agar bisa bekerja selamanya. Hal ini disampaikan Bupati saat membuka seminar Uji Sahih Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pengupahan yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (2/10).

Acara yang dihadiri oleh para Kepala OPD Pemkab Gresik, para Ketua Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP/SB) serta para anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati mengatakan, untuk penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pemkab Gresik selalu mengajak musyawarah pihak buruh dan pengusaha.

Baca Juga :  Desa Sambogunung Segera Go Nasional

“Saat ini UMK Kabupaten Gresik sebesar Rp. 3.293.506 perbulan. Jumlah ini adalah yang tertinggi dari seluruh UMK Kabupaten di Jawa Timur” Jelas Sambari kepada rombongan 11 anggota DPD RI  yang dipimpin oleh Abdul Aziz anggota DPD RI asal Sumatera Selatan.

Pada kesempatan ini, Bupati meminta kepada para ketua SB/SP yang hadir agar lebih melakukan perundingan dan musyawarah, dibanding berunjuk rasa. “Silahkan datang ke kami seorang atau paling banyak sepuluh orang untuk berunding dan kami akan mengundang pihak pengusaha. Jangan datang membawa banyak orang dengan berujuk rasa. Hal ini malah tidak menemukan kesepakatan” ujarnya.

Ketua Rombongan Abdul Aziz anggota komisi III DPD RI mengatakan, kehadirannya ke Gresik ini untuk memberikan kepastian tentang pengupahan. “Kami sebagai Negara harus hadir dimana ada pertentangan dimana buruh menginginkan upah layak, sementara pengusaha keberatan karena mempengaruhi ongkos produksi” ujarnya.
Pernyataan Azis ini juga diperkuat oleh Anggota DPD RI yang lain yaitu Emilia Contessa. Anggota DPD perwakilan Propinsi Jawa Timur yang merukapan artis decade 70-80an ini menyatakan, kedatangannya Bersama anggota yang lain ini untuk penyusunan Penyempurnaan RUU tentang system Pengupahan.

Baca Juga :  PSBB Jilid II Makin Ketat Lanjutkan tidak melaksanakan kegiatan berjamaah di Masjid dan Mushollah

“Kami pilih Gresik karena Gresik terdapat banyak perusahaan dan upah buruhnya termasuk tinggi” katanya.
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Mulyanto menjhelaskan, dasar pengaturan upah di Kabupaten Gresik sesuai perundangan yaitu, Kebutuhan hidup layak (KHL) ditambah Inflasi dan Pertumbuhan ekonomi. “Untuk UMK tahun depan, sesuai Undang undang penentuan UMK tahun depan yaitu jumlah UMK tahun ini ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi” papar Mulyanto. (Tik)      
 

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO

Senin, 26 Jan 2026 - 06:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gresik

Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri

Minggu, 25 Jan 2026 - 03:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

Laksanakan Kurikum Merdeka, Siswa SD Almadany Praktik Mebuat Telur Asin

Sabtu, 24 Jan 2026 - 18:35 WIB