Unair Latih Kesiapsiagaan Darurat di Wagos

- Editorial Team

Minggu, 2 November 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Airlangga latih kesiapsiagaan darurat bagi pengelola Wisata Alam Gosari Gresik agar tanggap menghadapi keadaan darurat.

Universitas Airlangga latih kesiapsiagaan darurat bagi pengelola Wisata Alam Gosari Gresik agar tanggap menghadapi keadaan darurat.

Universitas Airlangga (Unair) menggelar pelatihan kesiapsiagaan kesehatan darurat bagi penjual dan pegawai Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Minggu (2/11/2025).

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kewaspadaan para pengelola wisata yang berada di sekitar Bukit Kapur Gosari, mengingat potensi longsor seperti yang pernah terjadi di Bukit Kapur Panceng pada 2023 lalu.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa Fakultas Vokasi Unair memberikan materi tentang resusitasi jantung paru (RJP) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), serta penanganan korban patah tulang menggunakan alat bantu sederhana seperti kayu atau bidai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RJP merupakan tindakan darurat bagi orang yang mengalami henti jantung atau henti napas, untuk menjaga aliran darah dan oksigen ke otak serta organ vital lainnya. Peserta diajari langkah-langkah kombinasi antara penekanan dada dan napas buatan hingga bantuan medis tiba.

Baca Juga :  Ini Trik Biar Beras Zakat Fitrah Tak Berkutu

Dosen Fakultas Vokasi Unair, Susilo Hariyanto, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan darurat sangat penting bagi pengelola wisata, terutama yang berada di wilayah rawan seperti Wagos.

“Apabila terjadi kecelakaan atau bencana di wisata seperti Wagos, para penjaga sudah dibekali ilmu dasar keselamatan darurat agar nyawa korban bisa segera terselamatkan,” ujarnya.

Susilo juga menekankan pentingnya penanganan cepat dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  Hilmar Farid Tepati Janji Kunjungi Setigi

“Satu menit setelah kejadian, peluang korban selamat masih 98 persen. Dua menit tinggal 50 persen, dan sepuluh menit hanya 2 persen. Semakin cepat ditangani, peluang hidup korban semakin besar,” ungkapnya.

Sementara itu, pengelola Wisata Alam Gosari, Misbakhud Dawam, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur mendapatkan pelatihan ini. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan bisa kami terapkan jika terjadi kondisi darurat di kawasan wisata,” katanya.

Selain pelatihan kesehatan darurat, Fakultas Vokasi Unair juga memberikan penguatan bagi pelaku UMKM di kawasan wisata agar mampu berinovasi dan meningkatkan daya saing menuju destinasi wisata yang berstandar internasional.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kades Sumberwaru Sambut Hangat Baksos PCA Wringinanom

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:52 WIB

Muhammadiyah Gresik

RendangMu Jadi Pelengkap Baksos PCA Wringinanom di Sumberwaru

Sabtu, 21 Feb 2026 - 04:51 WIB