Wisata Setigi Sudah Tidak Punya Patung

- Editorial Team

Rabu, 10 Januari 2024 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ribuan warga desa Sekapuk Ujungpangkah Gresik menghancurkan patung Ki Begawan Setigi di tempat wisata alam setigi dan kebun pak inggih.

Mereka bersepakat untuk menghancurkan patung Ki Begawan stigi yang ada di dua tempat wisata milik desa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi warga desa sekapuk, patung-patung yang menggambarkan wajah kepala desa lama, Abdul Halim yang sudah habis masa jabatannya itu menjadikan kehidupan warga desa Sekapuk tidak nyaman.

Menurut warga desa sekapuk patung-patung tersebut menunjukkan simbol kepongahan pemimpin desa yang tidak mau menerima kritik dan saran dari warga desa.

Khoiriyah misalnya,  perempuan warga desa Sekapuk yang bekerja sebagai wedding organizer itu mengaku dirinya tidak respek sama sekali dengan tingkah laku kepala desa Abdul Halim.

“Keinginan warga desa sekapuk untuk menghancurkan patung-patung tersebut tidak berhubungan sama sekali dengan urusan agama tapi kita ingin dengan hancurnya patung-patung tersebut kesombongan yang ada di desa sekapuk sirna, karena desa sekapuk tidak hanya dibangun oleh salah satu kepala desa yang menjabat namun dibangun oleh masyarakat dengan banyak periodisasi kepala desa yang pernah menjabat.” Ujar Khoiriyah dlsaat ditemui di kebun pak Inggih, Sabtu (30/12/2023).

Baca Juga :  Apa Yang Dilakukan Sakit Jantung Disaat Puasa Ramadhan

Khoiriyah juga kecewa dengan sebutan desa milyader tetapi warganya juga banyak yang masih dibawah garis kemiskinan.

“Milyader opo mas, yang miskin disini banyak, tapi datanya dihapus supaya tidak diberi bantuan pemerintah l” keluh Khoiriyah.

Tidak hanya Khoiriyah, Abdur Rofiq  salah satu anggota Tim 9, yang dibentuk warga untuk melakukan investigasi atas tindakan non prosedural mantan kepada desa Abdul Halim juga mengungkapkan kekesalannya.

“Ini simbul keangkuhan kades lama dengan patung-patungnya, dan warga ingin simbul – simbul itu dihilangkan.” Ujar Rofiq.

Baca Juga :  Kotak Suara Pulopancikan Dibuka Paksa Oknum PPS

Rofiq juga mengungkapkan bahwa kepala desa Abdul Halim harus mempertanggungjawabkan keuangan pengelolaan tempat wisata yang diduga ada sekitar 9,5 miliar rupiah.

“Ada hutang bank dan saham fiktif (abab) yang totalnya 9.5 miliar yang harus diaudit ulang. Kenapa sampai ada hutang sebanyak itu” terang Rofiq.

Sebelumnya warga desa Sekapuk pada juma’at malam (29/12023) melakukan public hiring antara warga, BPD, perangkat desa, PJ Kepala desa, Camat Ujungpangkah dan utusan Pemkab Gresik di balai desa.

Warga Sekapuk menanyakan banyak hal terkait pengelolaan obyek wisata desa baik management pengelolaan maupun keuangan.

Dalam suasana tegang tersebut akhirnya disepakati akan ada rembuk desa pada awal Januari 2024 dan penghancuran patung Ki Begawan Setigi dan patung pak Inggih yang berada di tempat wisata Setigi dan Kebun pak Inggih. (Tiko)



Source link

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Senin, 15 Jun 2026 - 10:07 WIB

Muhammadiyah Gresik

SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:05 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kadis Pendidikan Gresik Resmikan Dalaz Magazine

Minggu, 14 Jun 2026 - 07:04 WIB