718 Rumah Di Gresik Jadi Layak Huni

- Editorial Team

Selasa, 28 Mei 2019 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.comPemerintah Kabupaten Gresik terus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Gresik, salah satunya melalui program Bantuan Stimulan Pembangunan Perumahan Bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Bantuan Rumah Swadaya Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kurun waktu 8 tahun (2011-2019), program pembangunan rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gresik telah menyelesaikan sebanyak 5.512 unit menjadi rumah layak huni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, Pemkab Gresik kembali memberikan bantuan sebanyak 718 unit yang terdiri dari 159 unit berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sementara yang berasal dari APBD jumlahnya sebanyak 559 unit. Total anggarannya kurang lebih Rp. 12 miliar rupiah.

Hal tersebut dikatakan Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto saat menghadiri penyerahan bantuan program stimulan pembangunan perumahan bagi masyarakat kurang mampu yang dilaksanakan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Selasa (28/5).

Baca Juga :  Tuntaskan Data Kependudukan Dengan Aplikasi Dr. KepO

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu delapan tahun ini Pemerintah terus berupaya mengurangi kemiskinan dengan membantu pembangunan rumah tidak layak huni. Hingga kini terdapat 5.512 rumah telah terselesaikan. Tahun ini kita laksanakan kembali dan tahun depan mudah-mudahan jumlahnya juga bertambah,” kata Bupati Sambari.

Menurut Bupati, peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah tekad pemerintah daerah untuk terus dipacu. Tujuannya adalah mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gresik.

“Insya Allah melalui sejumlah program, salah satunya program bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu ini, maka dari tahun ketahun kemiskinan akan semakin kecil,” ujar Bupati.

Masih menurut Bupati Sambari, hal yang tak kalah penting adalah siergitas yang terbangun antara Pemeirntah Daerah bersama jajaran Forkopimda. “Sebab, forkopimda juga memiliki peran yang penting dalam memberikan support terkait upaya pengentasan kemiskinan,”imbuh Bupati.

Baca Juga :  HIPPA Wahas Sabet Juara II Nasional

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Dr. H. Moh. Qosim saat mendampingi Bupati Sambari menjelaskan, bahwa ada beberapa kriteria penerima bantuan stimulan pembangunan rumah tidak layak huni juga telah ditetapkan.

Diantaranya adalah Warga Negara Indonesia, tanah milik sendiri, memiliki dan menempati rumah satu-satunya dengan kondisi yang tidak layak huni.

Kriteria lainnya yakni belum pernah memperoleh bantuan rumah swadaya, berpenghasilan rendah dan bersedia membuat surat pernyataan.

“Mudah-mudahan upaya pemerintah ini mampu memberikan manfaat bagi segenap masyarakat di Kabupaten Gresik demi peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik,” pungkas Wabup Qosim. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB