Pemilik Limbah B3 Di Curigai Dari Cerme

- Editorial Team

Kamis, 29 Oktober 2020 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengungkapan kasus limbah B3 di kabupaten Gresik seringkali lamban, seperti kasus tumpukan limbah B3 Bottom Ash dan Fly Ash yang dibuang di pergudangan Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti.

Pabrik penghasil limbah B3 yang membuang Bottom Ash dan Fly Ash di pergudangan Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti juga belum terungkap siapa pelakunya. Namun sumber yang daoat dipercaya memgabarkan limbah tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Cerme.

“Pabriknya ada di wilayah Cerme,” ujar Sumber yang enggan disebut identitasnya itu.

Hingga saat ini, kasus pembuangan limbah B3 itu masih dalam proses penyelidikan. Polisi telah meminta keterangan beberapa orang, diantaranya ketua RT dan Kepala Desa Putat Lor Zaenuri.

Namun, Zaenuri berdalih tidak mengetahui asal dan kapan limbah itu dibuang di gudang yang dekat dengan kantor desa. “Ngakunya baru tahu setelah dikabari Ketua RT dan melalui media,” kata Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Ipda Daniel, Rabu (28/10/2020).

Daniel juga berencana akan melayangkan surat panggilan kepada pemilik lahan PT Hazzel Karya Makmur. Untuk mengungkap kasus tersebut.

“Waktu dipanggil DLH gak hadir, jadi kami yang akan surati,” ungkap Daniel saat ditemui di kantornya, Rabu (28/10/2020).

Sementara Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Bahtiar mengaku kesulitan melacak pabrik penghasil limbah B3 itu.

Dirinya menyebut di Gresik banyak pabrik yang menghasilkan limbah Bottom Ash dan Fly Ash. “Iya di Cerme juga ada pabrik yang menghasilkan limbah itu,” ungkap Bahtiar, dihubungi melalui selulernya, Rabu (28/10/2020). (tim)

Baca Juga :  Petrokimia Gresik Beri Bingkisan untuk 530 Abang Becak
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Sabtu, 4 April 2026 - 08:08 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:22 WIB